Panen Rejeki Bank BPD Periode 2 /2017 Undi Hadiah Rp3 Miliar

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menggelar program customer rewards yang dikemas dalam paket program Panen Rejeki Bank BPD tanggal 25 Maret 2017 di Labuan Bajo. Untuk periode kali ini, Bank NTT kedua kalinya dipercaya kembali menjadi tuan rumah perhelatan Panen Rejeki Bank BPD periode ke-2 Tahun XXVII - 2017 yang penyelenggaraannya dipusatkan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Labuan Bajo atau Singgasana 7 Keajaiban Dunia atau Bumi Flobamora dipilih selain merupakan destinasi wisata dunia di timur Indonesia dengan keramahtamahan masyarakatnya. Kota Labuan Bajo juga terkenal dengan wisata Taman Nasional Pulau Komodo yang termasuk dalam World Heritage UNESCO di mana di dalamnya terdapat habitat lebih dari 2.000 ekor komodo.

 

Acara Panen Rejeki Bank BPD berupa penarikan undian Tabungan Simpeda nasional dengan total hadiah Rp 6 miliar (diundi 2x setahun) atau Rp 3 miliar untuk setiap periodenya. Saat ini dihadiri oleh Gubernur NTT, 21 bupati se-NTT, direksi BPD seluruh Indonesia, juga masyarakat Labuhan Bajo.

Pemenangnya diiperuntukkan bagi 584 pihak yang beruntung dengan hadiah utama Rp 500 juta yang dimenangkan oleh nasabah Bank Papua. Kemudian hadiah kedua Rp 100 juta untuk 4 pemenang dengan pemenang nasabah Bank Kalsel, nasabah Bank Sumselbabel, nasabah Bank Kaltim dan nasabah Bank NTT cabang Ruteng.

Sedangkan hadiah ketiga Rp 50 juta sebanyak 26 pemenang, hadiah keempat Rp 5 juta berjumlah 26 pemenang dan hadiah kelima Rp 2,5 juta untuk 26 pemenang yang semuanya tersebar di 26 BPD mulai dari Aceh sampai Papua. Kemudian hadiah keenam Rp 2 juta untuk 52 pemenang, hadiah ketujuh Rp 1,5 juta untuk 104 pemenang, dan hadiah kedelapan Rp 1 juta untuk 345 pemenang yang juga tersebar keseluruh nasabah BPD seluruh Indonesia.

Ketua Umum Asbanda yang juga Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi, mengungkapkan, tabungan Simpeda merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia, selain produk-produk dan layanan perbankan lainnya. Tabungan Simpeda sebagai produk penghimpunan dana masyarakat, dalam perkembanganya terus mengalami peningkatan. Hal ini dapat kita lihat pada penarikan undian Simpeda nasional periode ke-2 tahun ke-26, tahun 2016 di Pekanbaru, jumlah penabung sampai dengan akhir Desember 2015 berjumlah 7.200.883 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 44,26 triliun.

Jumlah penabung sampai dengan akhir Desember 2016 berjumlah 7.456.207 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 44,77 triliun. “Apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda nasional di Pekanbaru sampai dengan di Labuan Bajo, dari sisi penabung terjadi sedikit kenaikan sebesar 3,55% atau naik sebanyak 255.324 penabung, sedangkan saldo Simpeda meningkat 1,14% atau naik sebesar Rp 506,77 miliar. Ke depannya , kami akan terus meningkatkan kualitas produk dan layanan, sehingga akan menjadi tabungan pilihan masyarakat. Program ini adalah bagian dari proses transformasi BPD, yakni penguatan produk dan layanan BPD agar semakin bersaing,” kata Kresno.

Seperti periode-periode sebelumnya, rangkaian perhelatan undian tabungan Simpeda nasional atau Panen Rejeki Bank BPD ini diawali dengan prosesi penyegelan tabung undian, welcome party, dan seminar nasional BPD seluruh Indonesia. Usaha kecil dan menengah di sektor pertanian yang sebagian besar merupakan masyarakat berpenghasilan rendah sangat membutuhkan bantuan permodalan. Terkait hal ini, tema yang diusung adalah “Public Private Partnership dalam Promosi Agribisnus: Suatu Studi kasus Industri Kacang Hijau di Timor Barat.”

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)