Partisipasi Indonesia di Pameran Furnitur Terbesar Eropa

Indonesia Furniture Pavilliun di IMM Cologne, Jerman.

Menyambut target ekspor mebel dan kerajinan Indonesia sebesar US$5 miliar dalam empat tahun mendatang, HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia) melakukan promosi melalui keikutsertaannya di pameran IMM Cologne 2018 di Jerman.

Rencananya, pameran ini akan diselenggarakan oleh Koelnmesse Gmbh di Cologne, Jerman pada tanggal 15-21 Januari 2018.

IMM Cologne merupakan pameran furnitur terbesar di Eropa setiap tahun. Paviliun Furniture Indonesia akan ikut serta bersama 1.361 exhibitor dari 51 negara. Keikutsertaan Indonesia kali ini disponsori oleh lima perusahaan BUMN yaitu Telkom Indonesia, PLN, Bank Mandiri, BRI, dan BNI.

Menurut Sekretaris Jendral HIMKI, Abdul Sobur, tujuan HIMKI mengikuti IMM Cologne untuk mempromosikan dan memasarkan produk furnitur karya Indonesia. Lewat gelaran ini, buyer berpotensi dapat memberikan kesempatan order furnitur asal Indonesia. Selain itu, pameran IMM Cologne juga dapat membangun jejaring bisnis tingkat internasional.

Bagi HIMKI, pameran IMM Cologne marupakan pameran yang sangat penting bagi pelaku industri mebel dan kerajinan nasional. "Industri ini merupakan salah satu penghasil devisa negara, mengingat Indonesia memiliki bahan baku bagi industri mebel dan kerajinan yang cukup melimpah," jelasnya. Bisnis furnitur ini harus dioptimalkan sebagai salah satu pilar kekuatan ekonomi nasional karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar.

Untuk IMM Cologne, HIMKI akan memamerkan berbagai produk furnitur dan kerajinan berkualitas dari 10 perusahaan furnitur Indonesia. Industri mebel, kayu, rotan, dan bambu akan dihadirkan pengrajin seni Indonesia di pameran ini. Para pengrajin yang ikut serta berasal dari sentra industri mebel di Jabodetabek, Cirebon, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Data nilai impor dunia terhadap produk furnitur pada tahun 2014 tercatat sekitar US$134 miliar dan tahun 2016 mencapai US$148 miliar atau naik sebesar 10,4%. Abdul menambahkan, target perolehan devisa dari pameran yang diikuti di IMM Cologne 2018 adalah sebesar US$200 juta yang berasal dari transaksi di tempat dan tindak lanjut dari pesanan-pesanan selama setahun untuk pasaran Eropa.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)