Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Suzuki Pick Up Malah Naik 13%

Kendati pasar otomotif nasional hingga September 2016 lalu masih melambat, justru hal ini kebalikan dengan segmen mobil komersial. Pick-up Suzuki, misalnya, penjualan di semester dua 2016 ini menunjukkan kinerja yang signifikan. September lalu, pick-up ini berhasil mencatat kenaikan penjualan 13% (Carry 1.5 dan APV) dengan total penjualan retail kendaraan sebesar 3.441 unit. Padahal, Agustus lalu penjualan hanya sebesar 3.052 unit. Selain itu, pangsa pasar Suzuki naik 5,9% di segmen mobil pick-up secara nasional.

Menurut Makmur, Direktur Penjualan 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), kenaikan penjualan tersebut menunjukkan masih tingginya kepercayaan masyarakat terutama para wirausahawan terhadap kendaraan komersial andalan Suzuki, khususnya untuk kendaraan operasional bisnisnya. “Kami berharap pick up Suzuki terus dapat mengakomodir kebutuhan para wirausahawan saat ini dan kedepannya, ujarnya.

Suzuki Carry pick-up hadir sejak 39 tahun lalu. Dan, keberadaan mobil ini dinilai cukup membantu menggerakkan roda perekonomian daerah. Dari generasi ke generasi, Carry pick-up telah terbukti sebagai armada angkut yang andal dan irit. Ini merupakan bukti nyata kualitas Suzuki. Apalagi dengan didukung dengan layanan purna jual melalui jaringan servis dan spare parts yang hadir di seluruh Nusantara, makin memudahkan konsumen merawatnya. Selain itu, harga jual kembalinya yang tinggi, menjadikan pick up Suzuki sebagai armada usaha dan investasi yang menguntungkan.Suzuki pick up

Suzuki Carry 1.5 pick-up dibekali dengan mesin G15A berkapasitas 1.493 cc, 4 Silinder, 16 valve, MPI (Multi Poin Injection) yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 78.8 PS pada putaran 5.500 rpm dan torsi maksimum 120 Nm/3.000 rpm sehingga mesin tetap halus dan bertenaga namun irit konsumsi bahan bakar. Sedangkan untuk Mega Carry, menggunakan mesin G15A dengan kapasitas 1.493 cc, 4 Silinder, 16 valve, MPI (Multi Poin Injection) yang menghasilkan tenaga maksimum 92.4 PS/6.000 rpm dan torsi maksimum 126 Nm/3.000 rpm.

Suzuki Futura pick up maupun APV pick up sangat mendominasi pasar segmen mobil kemoresial. Bersama seterunya, Daihatsu Zebra pick up dan Daihatsu Grand Max pick up susah digoyahkan oleh pemain lama, seperti Mitsubishi T120ss Pick up. Dengan rentang harga masih dibawah Rp 90 jutaan, membuat pasar mobil niaga kecil ini praktis dikuasai oleh Suzuki.

Masuknya Tata super Ace EX2 pick up yang dibanderol OTR Rp 65.000.000, lebih murah dari Suzuki, diyakini belum mampu menggoyahkan pasar. Pasalnya, konsumen yang umumnya pengusaha selalu memperhitungkan dari aspek ekonomis. Ketersediaann spare parts, jaringan bengkel, durabilitas dan kemudahan membeli adalah hal2 yang perlu diperhatikan oleh dealer-dealer mobil.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)