Paxel Tidak Keberatan Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

Paxel, startup logistik penyedia pengiriman antarkota, tidak keberatan dengan rencana pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas jalur dan menambah jam ganjil-genap di Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Djohari Zein, Executive Advisor Paxel.

Perluasan jalur dan penambahan jam ganjil genap Jakarta tidak akan berpengaruh banyak pada bisnis logistik Paxel, karena menggunakan proses bisnis yang berbeda dari kebanyakan perusahaan logistik di Indonesia. "Paxel menggunakan sistem pengiriman estafet, mengombinasikan kurir bersepeda motor - smart locker dan algoritma, memungkinkan pengiriman barang lewat Paxel tiba di hari yang sama untuk tujuan antar kota, bahkan antar provinsi," ujar Djohari.

Dengan sistem estafet, happiness hero (kurir) Paxel menempuh jarak 70% lebih pendek dibanding model logistik on demand delivery dan model kurir konvensional, sehingga secara signifikan mengurangi pemakaian bahan bakar minyak, dan lebih sedikit kontribusinya pada polusi di Jakarta.

Djohari justru menganggap rencana perluasan ganjil genap Jakarta kali ini, sebagai momentum yang baik bagi perusahaan logistik untuk menyesuaikan diri. “Sudah puluhan tahun perusahaan logistik tidak berubah, bertahan dengan proses bisnis yang sama. Padahal, dunia berubah cepat dengan adanya e-commerce dan digitalisasi dimana-mana. Paxel melihat perluasan ganjil genap ini justru menjadi kesempatan bagi perusahaan logistik untuk membuat terobosan dan inovasi, seperti yang sudah Paxel lakukan dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya.

Meski tidak keberatan, bukan berarti Paxel tidak terpengaruh sama sekali oleh perluasan ganjil genap Jakarta. Paxel harus menyewa armada mobil dua kali lipat lebih banyak untuk mendukung mobilitas paket antar kantor cabang.

“Kali ini Paxel tidak terlalu terpengaruh. Hanya saja, kalau Pemprov DKI Jakarta punya rencana menerapkan ganjil genap untuk sepeda motor, ada baiknya dengarkan dulu perspektif dari perusahaan logistik. Karena yang paling banyak terimbas kalau ganjil genap sepeda motor diberlakukan bukan perusahaan, tapi kurir,” kata Zaldy Ilham Masita, COO Paxel.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)