PB IDI dan Good Doctor Dukung Edukasi Preventif Online COVID-19

Merebaknya wabah COVID-19 di 28 negara, menjadi alasan utama Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dalam menyerukan upaya penekanan kemungkinannya di Indonesia. Upaya tersebut direalisasikan bersama dengan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) yang menghadirkan sebuah platform online tekmed terpadu yang melalui akses Grabhealth.

“Berkonsultasi dengan dokter dan pemberian edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan antisipasi terhadap COVID-19. Hal ini sudah sepatutnya menjadi ujung tombak preventif,” jelas dr. Daeng M Faqih SH, MH, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada acara “Sosialisasi Upaya PB IDI dan Good Doctor Menangani Novel Coronavirus” di Bunga Rampai, Jakarta Pusat (13/02/2020).

Daeng menjelaskan bahwa terdapat dua inisiatif penting yang akan dijalankan. Pertama, pada penyusunan panduan atau protokol konsultasi daring terkait COVID-19 Good Doctor di bawah tinjaun PD IDI. Kedua, adalah pada komitmen penyebaran informasi yang akurat kepada seluruh masyarakat sebagai bentuk edukasi preventif.

Ia juga menambahkan, informasi yang beredar mengenai fakta maupun pencegahan COVID-19 kurang, dan bahkan tidak akurat. Oleh karena itu, ia mendukung sekali hadirnya penyedia layanan kesehatan online. Inisiatif Good Doctor yang siap melayani berbagai pertanyaan seputar COVID-19 disambut baik oleh PD IDI.

“Sebagai platform online kesehatan terpadu yang bermitra dengan grab, kami terpanggil untuk berkontribusi dalam upaya preventif COVID-19. Salah satunya adalah dengan memastikan semua orang mendapatkan informasi akurat, konsisten, serta terstruktur langsung dari mitra dokter,” tegas dr. Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management of Good Doctor.

Layanan konsultasi ini dipastikan berasal dari sumber terpercaya, seperti dari World Health Organisation (WHO), maupun Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Selain berbentuk konsultasi, masyarakat dapat mengakses informasi tersebut melalui artikel yang ada di Grabhealth. Seperti mengenai penggunaan masker yang tepat, hingga kiat benar mencuci tangan dalam waktu 20 detik.

Meskipun hingga kini belum ada kasus positif COVID 19 di Indonesia, Adhiatma melihat hal inilah yang menjadi momentum. Ia berharap dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat saling mengingatkan sesama dengan bentuk edukasi preventif. Hal tersebut juga yang ingin juga diserukan Grab melalui Grabhealth maupun para mitranya.

“Kesehatan para pelanggan, mitra pengemudi dan karyawan Grab adalah prioritas utama. Kami senantiasa melakukan pengawasan terhadap perkembangan situasi kesehatan ini,” jelas Tirza Munusamy, Deputy Director of Public Affairs, Grab Indonesia. Ia juga mengharapkan, hadirnya akses informasi tersebut dengan sumber terpercaya ini, dapat mengerakkan masyarakat dalam pencegahan yang tepat.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)