Pelabuhan Patimban Resmi di Kelola Konsorsium, Menhub: New Hub Asia Tenggara

Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. ANTARA/BKIP-Kemenhub

Konsorsium PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dan Toyota Tsusho Corporation resmi mengoperasikan Pelabuhan Patimban. Pelabuhan yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, ini semula berada di bawah pengelolaan PT Pelindo III (Persero) atas penugasan dari Kementerian Perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan perubahan tata kelola tersebut akan meningkatkan daya saing Pelabuhan Patimban sebagai sentra lalu-lintas ekspor dan impor. Pelabuhan digadang-gadang menjadi hub baru di Asia Tenggara menyaingi Singapura.

“Dengan berkolaborasi bersama Tanjung Priok, pelabuhan ini akan menjadi new hub yang punya daya saing di kawasan Asia Tenggara,” ujar Budi Karya dalam penyerahan pengelolaan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, seperti ditayangkan melalui YouTube Kementerian Perhubungan, Jumat, 17 Desember 2021.

Budi Karya berujar, konsorsium PT PPI dan Toyota Tsusho Corporation akan mendorong kinerja Pelabuhan Patimban untuk meningkatkan indeks logistik nasional. Saat ini indeks logistik Indonesia masih kalah dengan sejumlah negara.

Berdasarkan data indeks kinerja logistik, posisi Indonesia masih berada di bawah Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Bahkan Balitbang Kementerian Perhubungan mencatat biaya logistik di Indonesia pada 2020 tergolong paling mahal di Asia dengan nilai 24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Adapun saat ini, Pelabuhan Patimban baru melayani ekspor dan impor untuk produk otomotif dan kendaraan. Budi Karya berharap dalam waktu dekat, pelabuhan internasional ini bisa mendorong pengiriman produk UMKM, industri kreatif, pertanian, dan produk-produk nasional lainnya.

“Saya juga harap pelabuhan ini akan membangun Kota Rebana yang merupakan segitiga antara Cirebon, Kertajati, dan Patimban. Dengan begitu akan menjadi keuatan agar banyak industri berkembang di sini,” ujar Budi Karya.

Direktur Utama PT PPI Fuad Rizal mengatakan serah terima aset Pelabuhan Patimban telah berlangsung pada 16 Desember. “Pada hari yang sama, kami juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT TTC untuk kerja sama mengoperasikan terminal kendaraan ini,” tutur Fuad.

Fuad memaparkan, selama periode Januari hingga November 2021, Pelabuhan Patimban telah melayani bongkar muat sebanyak 12.335 unit kendaraan. Rata-rata pengiriman kendaraan dari Pelabuhan Patimban dikapalkan ke negara tujuan ekspor Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Sumber: Tempo.co

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)