Pemerintah Danai Program Padat Karya Terumbu Karang Rp 111,2 Miliar

Selain membawa manfaat positif bagi lingkungan, program restorasi terumbu karang juga memberikan manfaat bagi masyarakat Bali yang terdampak pandemi terutama yang tinggal di kawasan pesisir. Kendati pandemi Covid- 19, pemerintah tetap memerhatikan kelestarian lingkungan, salah satunya di Bali.

Hal tersebut dinyatakan Menko Marves Luhut B. Pandjaitan  saat memberikan sambutan pada kunjungan lapanganside event Forum Investasi Bali yang bertajuk "Penanaman Terumbu Karang untuk Ekonomi Biru Berkelanjutan", di Nusa Dua, Badung Jumat (26/3).

Didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin dan Gubernur Bali Wayan Koster, Luhut mempromosikan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui kegiatan padat karya restorasi terumbu karang yang dilakukan oleh pemerintah dan mengajak Dubes Kanada, Dubes Italia, Dubes Swiss, Dubes Jepang, Wakil Dubes Belanda dan Wakil Dubes Rusia untuk melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Nusa Dua.

Program padat karya terumbu karang, telah mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi lebih dari 10.171 orang terdampak Covid 19 terutama masyarakat yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata dan kelautan.

"Dan program ini berjalan selama empat bulan sejak bulan Oktober 2020-Januari 2021 yang dibiayai dengan anggaran APBN sebesar Rp 111.2 miliar dan area yang direstorasi mencapai 74.3 hektar," tutupnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)