Pemudik Kapal Laut Nikmati Fasilitas Terminal Senyaman Bandara

Ribuan pemudik kapal laut menikmati berbagai fasilitas terminal penumpang yang senyaman di bandara saat tiba di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Fasilitas modern tersebut di antaranya yaitu keran air siap minum, ruang tunggu eksklusif berpendingin udara dan berjaringan Wifi gratis, playground untuk anak, pujasera (food court), ruang laktasi dan ruang lansia, dan gerai ATM.

Kini juga tersedia SNQ Capsule Hotel atau kubikal bertempat tidur yang biasa disebut pod dan seperti yang ada di beberapa airport internasional di dunia. Dengan tarif Rp75 ribu per 6 jam atau Rp180 ribu per hari, tamu bisa mendapatkan fasilitas televisi dengan headset, terminal USB, penyejuk udara, dan lampu baca.

CEO Pelindo III, Ari Askhara, menjelaskan, penyiapan fasilitas terminal penumpang tidak hanya di Pelabuhan Tanjung Perak, tetapi Pelindo III juga memastikan kesiapan di pelabuhan-pelabuhan lain yang menjadi gerbang embarkasi dan debarkasi pemudik. Di antaranya yakni Tanjung Emas Semarang, Banjarmasin, Benoa Bali, Tanjung Wangi Banyuwangi, Sampit Kotawaringin Timur, dan Kumai Kotawaringin Barat.

"Pada setiap terminal penumpang di wilayah kerja Pelindo III, pelayanannya terstandarisasi, ada fasilitas ruang tunggu yang aman, nyaman, dan toilet bersih, kemudian juga ada ruang laktasi, musholla, klinik kesehatan 24 jam, serta pemberian takjil (penganan berbuka puasa) gratis untuk penumpang," jelasnya.

Kemudian juga telah disiagakan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 yang diperkuat petugas dari lintas instansi, di antaranya dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Otoritas Pelabuhan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Orari, Pramuka, dan dari Pelindo III sendiri petugas operasional dan anggota Port Security Facility Officer.

"Posko tersebut ada yang sudah siaga sejak tanggal 31 Mei lalu dan bertugas hingga 1 Juli. Tugas utamanya ialah demi memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan pemudik untuk bertemu dengan keluarga tercinta di kampung halaman, hingga kembali ke perantauan," jelas Ari.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!