Penetrasi Telkom Bagi Komunikasi Publik

Kinerja Telkom meningkat 65,46% sepanjang tahun 2017. Peningkatan ini menjadi angin segar bagi brand value perusahaan dalam menghadapi pasar Indonesia maupun global. Kinerja perusahaan, baik secara grup dan anak perusahaan, terus ditingkatkan. Di tahun 2016, Telkom Indonesia menargekan diri untuk triple double digit (revenue, EBITDA & net income) dan hasilnya tercapai. Pencapaian ini memosisikan Telkom Indonesia sebagai leading di bidang mobile business.

Telkom Indonesia

Tahun 2016 adalah tahun kedua Telkom Indonesia menjadi roll out fix broadband melalui produk Indihone. Menjadi market leader sejak akhir 2015, Telkom menjalankan strategi campaign selain mendorong melalui sinergi grup mereka, sehingga secara perlahan anak perusahaan lain juga bertumbuh dan berkontribusi terhadap grup juga meningkat. “Di sisi investasi, CAPEX 2016 mencapai Rp 29,1 triliun, lebih dari 50% untuk mobile business, 30% fix broadband, sisanya diperuntukan bisnis lainnya. Kontribusi mobile business selama setahun terakhir secara net income antara 60-70 persen di tahun 2016. Telkom gencar melakukan ekspansi bisnis tahun ini dengan alokasi belanja modal sekitar 23-25 persen dari pendapatan perusahaan tahun 2016 lalu. Pendapatan Telkom tahun lalu mencapai Rp 116,33 triliun, naik 13,5% dari tahun 2015. Sedangkan total anggaran Capex 2017 sekitar Rp 26,7 triliun-Rp 29 triliun,” jelas Harry M. Zein, Direktur Keuangan PT Telkom Indoneisa Tbk.

Capex 2017 digunakan untuk ekspansi infrastruktur demi menggalakan seluruh generasi millenium untuk berinovasi dan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat digital. Infrastruktur digital yang akan dikembangkan Telkom adalah Cyber Indihome, 3G, 4G, dan 4/5G. Saat ini Telkom mengembangkan 4G di 162 kota di seluruh Indonesia. Sementara jaringan 2G sudah tidak dikembangkan lagi, namun yang ada masih tetap akan dipertahankan. Menurut Harry, banyak produk Telkom yang menjadi market leader seperti selular dengan market share by subscriber hampir 50%, fix broadband melalui Indihome dengan pelanggan 1,7 – 1,8 Juta, data centre, dan entreprise business.

Terobosan terbaru yang dikeluarkan Telkom Indonesia adalah dengan melakukan evaluasi kinerja keuangan secara triwulan atau empat bulan sekali. Secara bertahap, Telkom Indonesia melakukan limited audit yang dilakukan oleh internal tim audit yang berguna saat akhir tahun jika terdapat business process yang harus diperbaiki dapat dilakukan sejak awal. Terobosan ini mulai diterapkan sejak tahun 2017. Menurut Andi Setiawan, VP Investor Relation PT Telkom Indonesia Tbk., “Telkom tentu berinvestasi di area yang masih memberikan potensi pertumbuhan tinggi. Lebih dari 50% untuk mobile business, secara teknis pembangunan BTS 3G & 4G, fix lined, serta Capex untuk bisnis broadband melalui produk Indihome.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)