Pengguna Dompet Digital Dana, Tembus 50 juta

CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara.

Menutup tahun 2020, managemen PT Espay Debit Indonesia Koe (pengelola dompet digital DANA) bisa tersenyum lebar melihat pencapai yang dicapai. Mengingat tahun lalu, ketika sebagian besar bisnis mengalami penurunan, DANA justru mengalami pertumbuhan. “DANA berhasil membukukan pertumbuhan transaksi hingga 100% sepanjang 2020,” kata CEO dan Co-Founder DANA Vince Iswara.

Selain pertumbuhan transaksi, dari jumlah pengguna DANA juga mengalami peningkatan sekitar 25%, Bila akhir 2019 jumlah pengguna DANA mencapai 40 juta, hingga akhir tahun 2020 tembus 50 juta.

Vince optimis tahun 2021, DANA akan tumbuh makin cepat, dan pertumbuhan DANA bisa lebih baik dari 2020. Apalagi kesadaran masyarakat, pemerintah, UMKM sudah baik dalam menerapkan pembayaran digital. Sayangnta Vince enggan menyebut pertumbuhan pengguna DANA dan transaksi yang ditargetkan tahun ini.

Untuk mengejar target yang dipatok, DANA melakukan berbagai inovasi. Salah satunya, terkait perayaan Imlek tahun ini DANA mengahadirkan angpao digital lewat program menarik di dompet digital DANA, DANA XiapCuan. Apalagi Imlek, identik dengan budaya berbagi rezeki kepada keluarga, kerabat maupun orang-orang yang membutuhkan yang dikemas dalam angpao. Tradisi penuh kepedulian tersebut tetap dapat dilakukan dengan lebih mudah dan aman oleh masyarakat Indonesia melalui dompet digital DANA,” katanya.

Program DANA XiapCuan memanfaatkan salah satu fitur DANA yang paling digemari, yaitu transfer antar pengguna (P2P Transfer). Pengguna akan mendapatkan token untuk setiap transaksi yang berkaitan dengan Imlek.

Untuk mendapatkan token, pengguna harus melakukan pengiriman uang ke pengguna berbeda dengan maksimum 5 token per pengguna. Pengguna hanya bisa menerima DANA Angpao dari token yang berasal dari program Imlek. Pengguna juga dapat memanfaatkan DANA Angpao untuk mendapatkan hadiah yang telah disediakan seperti emas batangan hingga cashback.

Menurut Vince, melalui program ini, DANA ingin mendorong  budaya transaksi digital yang aman, mudah dan menyenangkan, sekaligus menjaga roda perekonomian rakyat tetap berjalan di tengah kondisi pandemi.

Program ini juga bisa menjadi media berbagi dan gotong royong di mana penguna bisa memberikan angpao secara contacless dengan memanfaatkan fitur P2P Transfer secara real time. “Kami berharap Program Imlek tahun ini bisa menjadi solusi bagi pengguna yang ingin berbagi ke sesama dan bisa sesukses tahun lalu yang mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 20 kali lipat,” kata Vince.

Diakui Vince, secara umum penggelaran program-program digital seperti DANA XiapCuan merupakan representasi dari makin membudayanya pemanfaataan teknologi digital di kalangan masyarakat luas. Budaya ini makin menjangkau hampir semua segmen dan lini kehidupan. Pesatnya perkembangan teknologi yang ditunjang perluasan jaringan komunikasi data hingga ke pelosok daerah, serta tuntutan untuk beradaptasi di masa pandemi, menjadi alasan kian lekatnya teknologi digital dalam keseharian masyarakat.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)