Penggunaan Kredivo Capai 5% di Tiap Merchant Ecommerce-nya

Pembayaran untuk transaksi jual-beli online melalui Kredivo telah mencapai 5% dari seluruh penggunaan metode pembayaran lainnya di setiap merchant e-commerce yang bekerja sama dengan Kredivo.Dalam waktu kurang dari 1,5 tahun sejak diluncurkan, anak perusahaan FinAccel ini telah memproses jutaan dollarAS transaksi tiap bulan.

Hal ini disampaikan oleh Alie Tan, Co-Founder dan Head of Product Engineering FinAccel di Jakarta, Rabu (4/10/2017). Alie mengatakan, frekuensi konsumen dalam menggunakan Kredivo untuk bertransaksi sebanyak 15 – 20 kali per tahun. Dengan proposisi nilai yang menggabungkan dua keuntungan dari persetujuan kredit secara instan dan kemudahan checkout dalam 2 klik, Kredivo telah menjadi salah satu metode checkout dengan pertumbuhan tercepat bagi merchant e-commerce.

“Kredivo telah mengembangkan proses checkout e-commerce tercepat dan termudah di Indonesia yang menjadikannya sebagai pemimpin dalam kategori pembiayaan kredit Point of Sale (PoS). Hal ini diperkuat oleh perilaku konsumen yang memperlihatkan bahwa frekuensi penggunaan Kredivo untuk bertransaksi sebanyak 15 – 20 kali per tahun, 4 kali lipat dibandingkan rata-rata 4 – 5 kali per tahun untuk penggunaan metode pembayaran lainnya,” ujar Alie. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenis barang yang dibeli melalui metode checkout Kredivo adalah barang-barang elektronik dan barang dengan harga di atas Rp 4 juta.

Bukalapak.com salah satu merchant yang bekerja sama dengan Kredivo mengungkapkan, para pelanggannya yang menggunakan metode checkout Kredivo mengalami peningkatan dalam frekuensi penggunaannya. “Proses transaksi Kredivo sangat sederhana. Ketika kami melihat basis pelanggan yang bertransaksi dengan Kredivo, hampir 80% telah melakukan transaksi minimal 2 kali, dan 60% telah melakukan transaksi minimal 4 kali dalam 8 bulan terakhir. Angka ini lebih tinggi dari metode pembayaran lainnya yang kami gunakan,” ungkap Willix Halim, COO Bukalapak.com.

Sementara itu, Bhinneka.com, pemilik ritel elektronik online, mengatakan, pihaknya telah mengalami peningkatan yang besar dalam rata-rata nilai pesanan/Average Order Value (AoV) menggunakan metode checkout Kredivo. “Dengan Kredivo, kami akhirnya bisa menghadirkan produk serupa kartu kredit bagi pelanggan kami yang ingin membeli produk bernilai tinggi melalui sistem cicilan. AoV Kredivo sangat mirip dengan kartu kredit,” ujar Vensia Tjhin, Chief Omni-Channel Officer dari Bhinneka.com.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kredivo juga mengumumkan telah melakukan penambahan beberapa merchant e-commerce. “Kredivo kini memproses transaksi e-commerce bernilai jutaan dolar per bulan di lebih dari 100 merchant e-commerce, termasuk 6 dari 10 yang terbesar di Indonesia, yaitu di Bukalapak, Lazada, Jd.id, Bhinneka, Blibli dan Shopee. Blibli dan Shopee adalah yang terbaru bekerja sama dengan kami,” jelas Alie.

Akshay Garg, Founder dan CEO FinAccel, mengatakan, merchant e-commerce Indonesia mengalami tingkat cart abandonment tertinggi di Asia. Metode-metode pembayaran tradisional tidak sesuai untuk e-commerce karena biasanya melibatkan terlalu banyak langkah dan tautan pembayaran. Disamping itu, rendahnya penetrasi kartu kredit di Indonesia juga berdampak pada lambatnya pertumbuhan e-commerce.

“Kredivo menawarkan solusi untuk keduamasalah tersebut dengan memberikan konsumen pengalaman terbaik dari segala metode checkout yang ada serta kenyamanan menggunakan metode pembayaran kredit yang dapat digunakan berulang-ulang dengan harga pasar yang transparan dan rendah,” kata Akshay Garg. Ia juga mengungkapkan, kini Kredivo mengalami peningkatan revenue tiap bulan mencapai 30%-40%.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)