Penjualan Online Fore Coffee Naik 12,8%

Selama pandemi, Fore Coffee mencatat kenaikan penjualan online setiap minggunya sebesar 12,8%. Fore menjalankan beberapa inisiatif untuk beradaptasi dengan perubahan situasi bisnis, termasuk optimalisasi layanan toko offline dan menawarkan berbagai menu baru.

CEO Fore Coffee, Elisa Suteja menjelaskan, beberapa langkah yang telah dilakukan dan direncanakan adalah penutupan sementara beberapa toko selama Ramadan, penggabungan sebagian toko, dan upgrade sistem untuk meningkatkan layanan penjualan online. Beberapa aset yang tidak akan digunakan lagi akibat dari penggabungan toko pun dijual. 

“Fore tidak akan tutup dan akan terus beroperasi. Kami menutup beberapa outlet dan sedang dalam proses penjualan aset terkait lokasi-lokasi tersebut. Informasi yang beredar bahwa Fore melakukan penutupan semua lokasi secara permanen adalah tidak benar,” kata Elisa.

Pada masa PSBB, Fore mengikuti aturan yang berlaku dengan membatasi layanan pelanggan melalui online delivery dan pick up.  Fore juga menambah variasi produk agar melayani konsumen lebih baik dengan diluncurkannya produk minuman kopi dan non-kopi dalam kemasan botol 1 liter. Kini ada 9 varian minuman yang ditawarkan kepada konsumen dan penjualan terus meningkat sebanyak 22% setiap minggu nya. 

Pada minggu ini, Fore Coffee pun meluncurkan layanan pengantaran dari pesanan aplikasi bertajuk Barista Delivery. “Untuk pesanan dari aplikasi berjarak kurang dari 2 kilometer dari outlet Fore, akan langsung diantarkan oleh Barista Fore,” tambah Elisa.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Fore Coffee

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)