Penutupan Kompetisi ‘Good to Bigood’ Bigo Live Secara Off-air

 Selain diadakan secara off-air, ‘Good to Bigood’ Bigo Live juga disiarkan langsung di aplikasi Bigo Live selama 4,5 jam dan ditonton lebih dari 40.000 akun

 

Bigo  Live,  platform  live  streaming  global t menutup  kompetisi in-app  ranking ‘Good to Bigood’, acara final ini diadakan di Mbloc Space, Jakarta Selatan  (10/5/2021). Acara grand final Good to Bigood diselenggarakan bersama Goks Entertainment, didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

Selain  diadakan  secara off-air,  acara  ini  juga  disiarkan  langsung  di  aplikasi Bigo Live selama  4,5  jam dan  ditonton  lebih  dari  40.000  akun, menampilkan  6  finalis  yang  berkompetisi  dalam  dua  kategori,  yaitu stand-up  comedy  dan  lagu  religi  (sholawat).  Keenam  finalis  ini  dipilih  oleh  pemirsa melalui voting di aplikasi Bigo Live yang berlangsung pada 13 April –12 Mei 2021. Sejumlah tokoh menjadi juri dalam kompetisi ini antara lain Youtuber Ria Ricis, Ulama NU Gus Miftah, Ustad Das’ad Latif, DEVP Customer Experience & Digitalization  Telkom Indonesia Sri Safitri, dan tokoh pendidikan Mien Uno yang bergabung menjadi juri secara online.

Selama acara final, pengguna Bigo Live memilih finalis favorit mereka melalui in-app voting room. Pemenang   katagori   stand-up   comedy  adalah   Rendra   Mahesa   Kinsky  ,   Akir   Deputra     dan   Syaiful   Sudibya .  Sedangkan  pemenang  katagori  lagu  religi  adalah  Muh.  Iqbal  Alfin Huda ,  Imelda  dan  Putri  Bilanova.

Rendra mengatakan  “Saya suka sekali membuat orang bisa tertawa, kepuasan dari stand-up comedy adalah  bisa  melihat  secara  langsung  reaksi  dari  penonton  yang  hadir  dan  bisa berinteraksi dengan mereka. Ketika pandemi terjadi, sempat terlintas bahwa saya akan kehilangan karier saya. Karena tidak ada acara off-air, maka saya akan kehilangan  kemampuan    untuk  melakukan  stand-up  comedy.  Syukurlah,  saya diperkenalkan dengan Bigo Live. Di sini saya tetap bisa melakukan stand-up comedy dan berinteraksi dengan penonton melalui live streaming”

Sementara  itu,    Iqbal mengungkapkan, Ramadan merupakan salah satu waktu favoritnya dalam setahun. Saat itu,  umat  Muslim  bersama-sama  merayakan  bulan  penuh  berkah  dan merupakan  waktu  yang  baik  untuk  berbagi  kepada  sesama. “Bigo  Live memungkinkan  saya  untuk  melakukan  itu  walaupun  dalam  kondisi  pandemi  seperti sekarang.  Karena  itu  saya  bersyukur  bisa  menjadi  salah  satu  finalis  dari  kompetisi  ini. Di sini   saya   tidak   hanya   bisa  berbagi,   namun   para   saya   juga   bisa  membangun persahabatan dengan  para  pendukung  melalui  interaksi  di  Bigo  Live, “ ujarnya.

Imelda menceritakan, karena pandemi tidak ada penerbangan dari Batam ke Jakarta. Awalnya dia bingung dengan kondisi ini, namun dia   segera  berpikir  untuk  mencari  solusi.  Akhirnya   dia  sewa  studio  yang  memiliki peralatan  sound  system  yang  lengkap,  membuat  latar  belakang  panggung  dengan tampilan  profesional,  menyewa  penata  rias  dan  menghubungi  desainer  untuk  urusan kostum.  “Sekarang, melakukan  siaran  langsung untuk acara  final  Good  to Bigood dengan menggunakan aplikasi live streaming Bigo Live ini membantu dan berjalan lancar. Rasanya seperti saya benar-benar berada di lokasi bersama dengan banyak orang.

Acara final kompetisi ini dihadiri  oleh  Menteri  Pariwisata  dan  Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Dia mengatakan, selama bulan suci Ramadan ini, sangat menggembirakan melihat Bigo Live bisa membawa nilai-nilai Islam ke masyarakat melalui cara yang inovatif seperti live streaming. Live streaming merupakan bagian dari digitalisasi yang tidak bisa dihindari serta akan semakin dinikmati dan disukai oleh masyarakat Indonesia.

“Semoga kompetisi Good  to  Bigood  ini  menjadi  acara  yang  berkelanjutan  dan  bisa  menjadi  langkah strategis untuk mengoptimalkan keterbatasan kita dalam membangun dan menyebarkan semangat  kebaikan  di  lingkungan  kita.  Bigo  Live  juga  telah  berkontribusi  besar  untuk perekonomian   Indonesia,   saya   berharap   anak-anak   muda   Indonesia   dapat   terus menunjukkan bakat mereka dan menjadi pemuda yang kreatif tanpa batas,” jelas Sandiaga.

Sementara   itu, Plt.   Direktur   Pengendalian   Aplikasi   Informatika   Kementerian Komunikasi dan Informatika Teguh Arifiadi yang hadir saat acara final berlangsung, dalam  sambutannya  menyampaikan,  “Bigo  Live  mengambil pendekatan   proaktif   dalam   kegiatan   berbagi   kepada   masyarakat   Indonesia”.

Bagi  pengguna  juga  bisa  memanfaatkan Bigo  Live’s  in-app  untuk  memberikan  hadiah  virtual  dan  mendapatkan  Bigo  Beans,  yang  dapat ditukarkan  menjadi  uang  tunai  dan  ini  bisa  menjadi  salah  satu  sumber  penghasilan potensial.  Selain  itu,  Bigo  Live  adalah  aplikasi  yang  menyediakan platform alternatif dimana bakat dan cita-cita dapat menjadi pekerjaan paruh waktu bagi para penggunanya. Ini dibuktikan dengan banyaknya penyiar Bigo Live yang saat ini telah menjadi selebriti karena kemampuan mereka sendiri.

Bigo Live berharap bisa menjadi sumber hiburan yang interaktif dan menyenangkan serta dapat memberdayakan para pengguna dengan gaya bersosialisasi baru yang menarik. Kolaborasi Bigo Live dengan Goks Entertainment merupakan bagian dari rencana untuk terus  memberikan  program  hiburan  yang  membawa  hal-hal  positif,  harapan  dan kegembiraan bagi para penggunanya di seluruh dunia.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)