Peran Andromax sebagai Budget Phone Berteknologi 4G

Revolusi Andromax dari gawai dengan sistem jaringan CDMA, kini telah bertransformasi menjadi gawai GSM dengan kecanggihan yang mumpuni bernama Andromax 4G LTE. Seri terbaru Andromax ini mulai beralih ke 4G sejak Juni 2015. “Kami meluncurkan tiga tipe, yaitu Andromax R, Adromax Q, dan Andromax E dengan menyasar masing-masing segmen middle up, middle, dan middle low (entry level). Februari 2016, Andromax telah full 4G sehingga performanya telah sama dengan gawai GSM,” ungkap Head of Brand Communication Smartfren (Andromax), Derrick Surya.

Kecanggihan lainnya adalah voice yang telah menggunakan teknologi bernama Voice Over LTE (VOLTE). Dengan teknologi ini koneksi jalur datanya lebih cepat daripada dial biasa dan kualitas suara high definition. Kecanggihan lainnya, teknologi VOLTE memungkinkan streaming atau download tidak akan terputus meski ada panggilan masuk. VOLTE memiliki kanal masing-masing untuk data internet. “Andromax-lah yang pertama kalinya menerapkan teknologi VOLTE di Indonesia secara komersial dan sekarang telah diikuti kompetitor lain,” ungkap Derrick.

Andromax juga menjadi pelopor gawai dengan teknolgi 4G saat jaringan 3G masih paling banyak dipakai. Andromax menyediakan perangkat dengan teknologi 4G LTE dengan harga terjangkau disaat orang berpikir jika ingin berpindah ke 4G harus membeli perangkat yang mahal. Saat itu masyarakat yang ingin  menikmati jaringan 4G memiliki pilihan untuk membelinya dengan harga terjangkau. Menurut Derrick, saat itu penetrasinya cukup bagus dan dapat diterima masyarakat dengan harga mulai Rp 900 ribu untuk Andromax E, Rp 1,3 juta untuk Andromax Q, dan Rp 1,7 untuk Andromax R.

Smartfren kini telah berkembang jauh dengan card mereka yang dapat digunakan di semua operator, berbeda dengan dulu yang hanya mengandalkan handset bawaannya. Kini masuknya teknologi 4G di semua perangkat dan operator, bagi Derrick justru menjadikan Smartfren fleksibel dan diuntungkan karena ketika Smartfren mau menyasar kelas middle-up dapat bekerja sama nya dengan Samsung, Oppo, iPhone. “Kalau dulu kami sangat tergantung dengan Andromax, sekarang tidak lagi karena Smartfren sendiri sudah dipakai di banyak smartphone. Kondisi inilah yang memposisikan mereknya di entry level 4G handset, Andromax fokus menggarap pasarnya untuk kelas menengah ke bawah yang ingin menikmati layanan 4G LTE dengan budget terjangkau,” jelasnya.

Pergeseran tren yang terjadi di mayoritas generasi muda milenial membuat konsumsi digital cukup besar. Pergeseran budaya yang terjadi memberikan peluang digital lebih memegang peran dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran start-up dan intensitas penggunaan media sosial sebagai bukti pergerakan digitalisasi ini dijawab oleh Andromax dengan tetap menghadirkan layanannya untuk pasarnya agar dapat menggunakan keseluruhan layanan fitur tersebut.

“Saat itu, kami sengaja meluncurkan jaringan 4G secara serentak (22 kota). Kini sudah lebih dari 400 kota, kami ingin pelanggan dapat menikmati 4G tidak di kota besar saja namun juga di kabupaten. Tidak hanya itu, kami juga meluncurkan modem wi-fi yang menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang mau menikmati 4G tapi handphone masih 3G,” ujarnya.  Modem keluaran Andromax menjadi pemimpin di pasar kategori modem wi-fi dengan market share 70%.

Andromax selalu melihat kemampuan daya beli masyarakat untuk menentukan harga pasarnya. Memberikan kualitas terbaik dengan harga terjangkau sengaja diwujudkan Andromax yang spesifikasinya mampu bersaing dengan handset lain. Derrick Surya juga mengungkapkan eunggulan lainnya adalah memiliki paket khusus dengan bundling paket data didalamnya. Berbagai macam kuota hingga unlimited data diberikan sebagai dukungan mempercepat penetrasi 4G di Indonesia. Berbicara growth handset 4G hingga April 2017telah mencapai 21,2% disbanding periode yang sama di tahun sebelumnya. “Untuk pasar handset 4G di bawah 1juta, andromax memiliki pangsa pasar sebesar 33,9% per April. Cukup besar kan?,” ungkapnya.

Andromax telah dijual secara nasional dan saat ini akan fokus di dalam negeri karena mengikuti spektrum penjualan Smartfren. Andromax juga akan memperkuat positioning-nyadi kategori entry level atau budget phone. Andromax memberi kesempatan masyarakat Indonesia untuk menikmati jaringan 4G yang terjangkau. “Itu menjadi peran Andromax,” tegas Derrick.

Reportase: Yosa Maulana

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Sepak Terjang HB Naveen Bangun Falcon Pictures

Hadirnya Falcon Pictures di kancah industri perfilman bisa dibilang tidak sengaja. Rumah produksi yang dimiliki keturunan India ini masuk ke...

Close