Perjalanan Blibli Menaklukkan Industri E-commerce di Indonesia

Sejak dikibarkan bendera Blibli.com tahun 2011, mimpi Blibli menjadi pemain e-commerce Indonesia yang diperhitungkan berangsung-angsur terwujud. Kini, Blibli telah memiliki lima kantor dan tiga gudang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah karyawan lebih dari 700 orang. Masih rendahnya proses adaptasi konsumen untuk belanja online, masih menjadi tantangan di industri ini di masa mendatang.

Melihat hal itu, Blibli melakukan sesuatu untuk membuat masyarakat bisa menerima industri dan cara belanja baru ke depannya. Head of Trade Partnership PT Global Digital Niaga (Blibli.com) Lay Ridwan Gautama adalah seorang yang merumuskan stimulus belanja online untuk masyarakat. “Kami percaya bahwa tidak bisa berdiri sendiri. Jadi secara industri harus bekerj asama dengan stakeholder. Kami harus membuat ekosistemnya berjalan dengan baik dan didukung oleh semua stakeholder,” ujarnya.

Bekerja sama dengan partner, seller di Blibli dan kurir logistik yang membantu mengantarkan barang-barang yang dipesan konsumen dirancang sedemikian rupa. Memberikan opsi-opsi pembayaran yang lengkap juga dihadirkan Blibli. “Jadi dari awal kami sudah promote cicilan 0% menggunakan credit card, pembayaran transfer, pembayaran di Indomaret, Kantor Pos dan hingga hari ini kami sudah mempunyai pembayaran lebih dari 15 metode pembayaran. Adanya kerjasama dengan stakeholder menciptakan ekosistem yang baik,” ungkapnya.

Ini juga menjadi strategi Blibli untuk meningkatkan brand awareness di mata masyarakat. Di saat yang sama, Blibli juga membangun rasa percaya pada masyarakat terhadap brand. “Kami menyeleksi produk yang dapat dijual di Blibli. Dengan seperti itu kami menjamin bahwa barang yang dijual asli dan bergaransi,” tambahnya. Selain itu, Blibli juga fokus pada konsumen dengan memprioritaskan kepuasan pelanggan, dan expand sales channels. Visi misi Blibli di tahun 2020 adalah menjadi e-commerce nomor satu di Indonesia.

Masifnya kompetisi e-commerce yang ditandai dengan pemain-pemain luar yang masuk ke Indonesia, dihadapi oleh Blibli dengan memosisikan dirinya sebagai e-commerce dalam negeri yang menjadi top of mind di mata masyarakat. Mengajak brand-brand lokal dan internasional sebagai official partner dijajaki oleh Blibli. “Selain itu, kami juga bekerja sama dengan payment partners seperti Bank Mandiri, BNI,BRI, BTN, Indomaret, PT Pos Indonesia dan lainnya. Tak hanya itu, kami juga bekerjasama dengan logistik-logistik terpercaya seperti, Blibli.com Express, JNE, TIKI, NCS, RPX dan lainnya,” ujarnya.

Ekspansi dilakukan Blibli dengan membuka sellers dari luar negeri. Ini menjadi bentuk kredibilitas Blibli di mata masyarakat akan produk-produk yang dijualnya. “Saat ini kami juga sudah memiliki 12 ribu merchant dengan 1,2 juta produk dan bertumbuh terus dengan 15 ribu brand. Selain itu kami juga memiliki 15 kategori dan kategori terbaru kami yaitu Galeri Indonesia yang diperuntukan khusus UMKM. Untuk sales growth rata-rata 2,4 kali setahun,” ungkapnya.

 

Reportase: Sri Niken Handayani

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)