Perluas Pasar, GudangImpor Gandeng Importir.org

(Kiri-kanan): Rifqi Edrus, Chief Marketing Officer (CMO) GudangImpor dan Chief Executive Officer (CEO) Importir.org, Faizal Al Edrus.

Tingginya minat konsumen Indonesia terhadap produk branded/import menjadi pasar tersendiri bagi GudangImpor dan Importir.org. Bedanya GudangImpor lebih membidik segmen B to C, sedangkan importir.org membidik segmen B to B.

Melihat peluang bisnis yang digarap sama, dua startup yang fokus menggarap layanan jasa pembelian barang di luar negeri ini sepakat menjalin kerja sama, untuk memberikan kemudahan bagi konsumen dalam proses pengiriman barang dari luar negeri ke Indonesia atau sebaliknya.

Menurut Rifqi Edrus, Chief Marketing Officer (CMO) GudangImpor, terbatasnya produk impor yang berkualitas, menyebabkan banyak kalangan konsumen yang memesan langsung dari negara yang menghasilkan produk tersebut. Namun, pemesanan langsung tersebut tidaklah mudah, mulai dari proses shipping atau pengiriman, perizinan bea cukai, serta cost operasional yang cukup mahal. "Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat meminimalisir atau bahkan menghapus semua hambatan tersebut, di ana bentuk kerja sama yang dilakukan dalam hal service atau layanan untuk memudahkan konsumen," kata Rifqi.

GudangImpor itu memiliki jaringan untuk pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa, sedangkan Importir.org lebih kuat untuk pasar Tiongkok dan Asia Tenggara. Dengan adanya kerjasama ini, kedua startup akan menggabungkan kelebihan masing-masing.

"Importir.org akan bisa mengimpor barang-barang dari AS ke pasar Indonesia maupun Asia Tenggara melalui layanan GudangImpor. Begitu juga sebaliknya, barang-barang Tiongkok dan Asia Tenggara yang menjadi kelebihan Importir.org bisa diakses di GudangImpor,” kata Rifqi.

Selain itu, melalui kerjasama ini memungkinkan GudangImpor melakukan impor produk-produk dari AS yang sifatnya B to B dengan jasa dan layanan Importir.org. "Member Importir.org bisa memanfaatkan layanan jaringan kita di AS dan user GudangImpor bisa memanfaatkan layanan dan jaringan Importir.org di Tiongkok dan Asia Tenggara,” Rifqi menuturkan.

Chief Executive Officer (CEO) Importir.org, Faizal Al Edrus, menambahkan, melalui kerja sama ini juga terbuka peluang baru untuk mengangkat perusahaan rintisan atau startup Indonesia di kancah global. Hal ini, akan diwujudkan dalam jasa dan layanan yang dimiliki oleh kedua startup.

"Intinya, kami berdua sama-sama menginginkan startup Indonesia bisa berkiprah di kancah dunia. Kerja sama ini ke depan, tentunya tidak sampai di sini semata, namun diharapkan bakal terus meningkat. Peluang bisnis terbuka, karena kedua entitas ini kedepannya tidak hanya menangani impor. Kami bisa juga untuk mengekspor produk-produk Indonesia lainnya ke layanan dan jaringan kami masing-masing. Hal ini tentunya akan menambah devisa negara," kata Faizal.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)