Permata Bank Gandeng Indosat Perkuat Layanan Digital

Menurut riset We Are Social, dunia digital kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Hal ini ditunjukkan dari data riset mereka bahwa 77 persen pengguna internet mengakses internet tiap hari dengan rentang akses 8 jam 44 menit per hari melalui komputer dan tablet, 3 jam 55 menit melalui ponsel pintar dan 3 jam 16 menit melalui perangkat lain. Tidak heran adalah keharusan bagi perbankan memberikan perhatian khusus pada pengembangan strategi digitalnya.

Menjalin mitra strategis dengan operator selular yang sevisi salah satunya. Inilah yang dilakukan Permata Bank dan Indosat Ooredoo (16/03/2017), dengan melakukan penandatanganan kemitraan strategis di Bank Permata Tower WTC II Jalan Jenderal Sudirman Jakarta. Menurut Ridha DM Wirakusumah, Dirut Bank Permata, sinergi ini sangat diperlukan di tengah makin tingginya tuntutan nasabah pada layanan digital.

"Dalam sinergi ini Indosat dan kami komplementari, memperkuat roles bank yaitu sebagai agent of payment dan development bisa bisa dijalani lebih optimal lagi," ujar Ridha. Pihaknya menyadari dunia perbankan sangat tergantung pada industri telko saat ini, dengan inovasi produk yang dilakukan Indosat ia yakin partership ini sangat tepat.

Lebih lanjut Alexander Rusli, Direktur Utama Indosat, mengatakan, perubahan industri di era digital sangat cepat maka itu dibutuhkan dukungan pemahaman yang tepat. "Di perbankan infrastruktur Indosat bisa dibilang belum secara khusus memiliki desain untuk digital ekonomi, maka harus bergandengan dengan partner yang tepat di perbankan agar bisa memberikan yang terbaik, dengan keunggulan Permata Bank inilah partner paling tepat buat kami," jelasnya.

Bebererapa sinergi yang dijajaki untuk dikembangkan adalah layanan solusi korporasi (B2B) dan beberapa produk keuangan. Solusi B2B yang dijajaki meliputi layanan social media analytic (digital engagement center), layanan mobile solution, program promosi bersama untuk promosi dan layanan produk perbankan. Disamping itu kedua institusi juga akan menjajaki penguatan layanan keuangan dengan berbasis digital yang dimiliki Indosat.

Berapa capital expenditure (capex) dari kerja sama ini? Ridha enggan menjawab, karena menurutnya saat ini masih baru pengumuman tentang adanya sinergi ini. "Bank permata diakui digital banking sudah maju, advanced, kurang awareness-nya. Dengan kekuatan pelanggan Indosat yang saat ini mencapai 85,7 juta pada akhir 2016, saya yakin awareness layanan digital kami akan meningkat," katanya.

Lalu, dengan optimasi produk-produk Indosat disinergikan dengan produk Permata Bank, terutama pada produk-produk finansial dan transaksinya, seperti Dompetku atau isi ulang pulsa Permata Bank bisa mengambil peran di depan dalam hal layanan digitalnya. "Kerja sama ini bukan soal adu besar-besaran spending, tapi lebih pada meningkatkan manfaat bagi pelanggan dan masyarakat semaksimal mungkin," tegas Alex.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)