PermataBank Perkenalkan Solusi Gaya Hidup Belanja Online di Masa PPKM

PermataBank mendukung peningkatan aktivitas belanja online  dengan memperkenalkan PermataShoppingCard sebagai salah satu solusi belanja online yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan dalam setiap transaksi bagi nasabah. Nasabah PermataBank dimudahkan dengan proses pengajuan PermataShoppingCard yang dapat dilakukan online melalui aplikasi PermataMobile X.

“PermataBank selalu berkomitmen menunjang kebutuhan masyarakat melalui inovasi digital yang kami berikan. Menyadari kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kartu kredit yang dapat menunjang transaksi online, kami memperkenalkan PermataShoppingCard untuk memberikan kemudahan transaksi berbelanja yang simple, fast, and reliable. Kami optimis dengan beragam keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan PermataShoppingCard dapat menjadi solusi tepat guna bagi nasabah di situasi saat ini,” ungkap Sandra Monica Therik, Head of Unsecured Lending for Credit Cards & Personal Loan PermataBank 

Fitur utama dari PermataShoppingCard adalah cashback 5% dengan maksimum cashback sebesar 200 ribu Rupiah untuk akumulasi transaksi belanja online nasabah setiap bulannya. Nasabah juga akan mendapatkan sederet keuntungan dan penawaran lain, diantaranya promo belanja di beberapa merchant online, cicilan 0% hingga 12 bulan, bebas iuran tahunan untuk satu tahun bagi kartu utama dan kartu tambahan

PermataShoppingCard, menurut Sandra Monica, dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan secara online dan dapat menggunakan keuntungan cicilan PermataShoppingCard untuk membeli kebutuhan kesehatan, vitamin, obat-obatan serta keperluan esensial lainnya yang semakin banyak dikonsumsi selama masa PPKM Darurat ini sehingga kas keuangan tetap terjaga.

Tren belanja online, khususnya pada platform e-commerce memang semakin meningkat di tengah pandemi yang mendorong masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruang. Berdasarkan hasil riset Laporan Perilaku Konsumen e-Commerce Indonesia 2021 oleh Katadata Insight Center, peningkatan belanja daring di e-commerce di tahun 2020 terjadi hampir di semua kategori produk, terutama elektronik, fesyen, serta kesehatan dan kecantikan. Hasil riset tersebut juga mengungkapkan bahwa konsumen tidak hanya bertransaksi pada barang dengan harga yang tinggi, melainkan juga untuk kebutuhan esensial. Hal ini sejalan dengan laporan Bank Indonesia yang mencatat transaksi belanja daring di e-commerce tahun 2020 mencapai Rp 253 triliun, meningkat dari Rp 205,5 triliun dari tahun 2019. Pola ini diprediksi akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan diproyeksikan akan terus meningkat hingga 33,2% di tahun 2021 atau sekitar Rp 337 triliun.

Gencarnya diskon dan promo yang dilakukan e-commerce  turut mempengaruhi masyarakat semakin tergiur untuk berbelanja secara daring. Hal ini pun didukung dari hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII) mengenai alasan konsumen memilih belanja kebutuhan secara online yakni; harganya jauh lebih murah dibandingkan membelinya langsung di toko (15,2%), belanja dapat dilakukan di mana saja (13,2%), lebih cepat dan praktis (10,3%), dan banyak diskon dan promo (8,3%).

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)