Pertumbuhan EBITDA Pos Indonesia Capai 81% & Net Income 720%

Pos Indonesia belum  lama ini merayakan hari jadinya yang ke- 275 yang jatuh pada 26 Agustus 2021. Dengan mengusung tema ‘275 Tahun Pos Membangun Negeri’, BUMN ini telah banyak melakukan transformasi supaya tetap survive menghadapi perubahan dan disrupsi yang terjadi baik di industri kurir dan logistik maupun industri keuangan di Tanah Air.

“Eksistensi Pos Indonesia tidak terlepas dari kemampuan bertahan hidup dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Namun demikian, bertahan hidup saja tidaklah cukup, tapi kita ingin lebih dari itu, kita ingin lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, kita ingin lebih baik dari para kompetitor, supaya Pos Indonesia menjadi pilihan utama bagi pelanggan dan masyarakat,” ujar  Faizal Rochmad Djoemadi, Dirut PT Pos Indonesia (Persero) dalam siaran pers, (10/9/2021).

Memasuki tahun 2021 dengan kepengurusan Direksi Pos yang baru, yang diangkat pada bulan September 2020, Pos Indonesia mulai melakukan transformasi yang diformulasikan ke dalam 7 transformasi yaitu, pertama, Business Transformation, di antaranya integrasi financial platform dengan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) yaitu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR code agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Kedua, Product & Channel Transfromation, memperkenalkan kepada masyarakat dan pelanggan tentang layanan Pos melalui mobile apps baik untuk layanan jasa kurir dan juga untuk layanan jasa keuangan inklusi. Ketiga, Procees Transformation, dengan melakukan simplifikasi proses operasi melalui digitalisasi New IPOS.

Keempat,  Technology Transformation, berupa digitalisasi dan otomatisasi administrasi perkantoran (e-Office), dimana saat ini kita telah menggunakan Nota Dinas Elektronik sebagai pengganti surat menyurat fisik yang lebih mempercepat proses penyampaian informasi, simple, dan efisien. Kelima, Human Resourch Transformation, dengan menerapkan New Performance Management System yang memberikan penilaian kepada karyawan yang terintegrasi dengan bisnis sehingga penilaian diberikan berbasis kinerja, transparan dan terbuka.

Keenam, Organization Transformation, dengan melakukan restrukturisasi Regional dan UPT dengan pertimbangan kebutuhan bisnis yang membutuhkan percepatan dalam pengambilan keputusan untuk memenangkan persaingan. Ketujuh,  Culture Transformation. Artinya, budaya perusahaan adalah cerminan perilaku karyawan dan citra perusahaan baik di lingkungan internal maupun eksternal. Perusahaan yang dirumuskan dalam akronim AKHLAK yang merupakah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Sebanyak 7 program transformasi ini secara bertahap telah menampakkan hasil. Poin Product & Channel Transformation yang langsung dirasakan oleh pelanggan. Ini dibuktikan dengan diluncurkannya dua aplikasi mobile yaitu PosPay untuk layanan keuangan dan PosAja untuk layanan Kurir. Kedua aplikasi ini diharapkan dapat membatu memudahkan dan mendekatkan pelayanan Pos Indonesia kepada masyarakat.

Pada Semester I/2021, pertumbuhan EBITDA Pos Indonesia sebesar 81% dan Net Income sebesar 720%. “Bekerja bagus (good) saja tidaklah cukup, apalagi bekerja biasa-biasa saja. Supaya kita bisa menang,kita bisa juara, harus Great yaitu harus melakukan hal besar ‘Good is not enough, you have to be Great.’ Kita ini keluarga besar, termasuk semua Anak Perusahaan dan Afiliasi, kita harus bergandengan tangan dengan erat mendorong perusahaan untuk maju.,” jelasnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)