PGN Realisasikan 73,8% Pembangunan Jargas Rumah Tangga di 23 Wilayah

Pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (dok. PGN)

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) optimistis dapat mencapai target pembangunan jaringan gas (Jargas) rumah tangga sebagai akselerasi pelaksanaan program dan penugasan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Sampai dengan bulan September 2020 ini, realisasi pembangunan jargas di 23 kapubaten dan kota mencapai 73,8% dibanding rencana progres awal sebesar 67,4 %. Sebelumnya, PGN mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk membangun jaringan gas rumah tangga dengan dana APBN tahun 2020 sebanyak 127.864 SRT.

Jumlah ini dilakukan penyesuaian, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah, dari semula 266.070 SRT terbagi menjadi 127.864 SRT pada tahun 2020, dan 138.206 SRT dibangun pada tahun 2021. 

“Pembangunan Jargas rumah tangga pemerintah tetap berjalan dengan SOP ketat dan mencapai jadwal yang ditargetkan. Progress realisasinya saat ini telah mencapai sekitar 94.400 SR,” kata Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto. Beberapa titik pembangunan bahkan melebihi target, yakni mencapai 80% pembangunan.

Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,3 Triliun untuk pembangunan proyek ini di 24 kabupaten atau kota yang dibagi ke dalam 10 paket. Perinciannya, jargas Kota Langsa, Kab. Aceh Tamiang dan Kab. Deli Serdang sebanyak 16.709 SR. 

Jargas Kab. Ogan Ilir dan Kota Palembang sebanyak 13.358 SR. Jargas Kab. Ogan Komering Ulu dan Kab. Muara Enim sebanyak 13.044 SR. Jargas Kab Musirawas dan Kab. Musi Banyuasin sebanyak 12.189 SR. Jargas Kota Dumai dan Kota Pekanbaru sebanyak 9.981 SR. Jargas Kota Jambi, Kab. Muaro Jambi, dan Kab Sarolangun sebanyak 12.932 SR.

Kemudian, jargas Kota Bandar Lampung dan Kab Serang sebanyak 13.114 SR. Di Jawa Tengah, dibangun Jargas Kota Semarang dan Kab Blora sebanyak 10.725 SR.

Pembangunan jargas juga dilakukan di wilayah-wilayah baru di Kalimantan Timur yakni Jargas Kab. Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda sebanyak 9.003 SR. Jargas Kota Balikpapan, Kab. Penajem Paser Utara, dan Kota Tarakan sebanyak 16.809 SR. 

Saat ini, PGN telah melayani 400 ribu pelanggan rumah tangga di 17 provinsi di Indonesia, Indonesia, dengan alokasi gas sekitar 6,7 BBTUD. 

“Kami berharap, pembangunan jargas pemerintah tahun ini dapat terealisasikan sesuai dengan target. Program jargas pemerintah penting untuk mengurangi tingginya proporsi energi impor dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat disektor masyarakat dan UMKM,” kata dia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)