PINA Center Bappenas Fasilitasi Proyek Senilai Rp 47 Triliun

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro  melakukan penandatanganan  2 kerja sama di bidang energi terbarukan senilai Rp 590 miliar, 1 kesepakatan kerja sama di bidang perkebunan Rp 2 triliun, dan 3 kesepakatan kerja sama pengembangan jalan tol dengan perkiraan total nilai Rp 44,5 triliun yang difasilitasi oleh  Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Center Bappenas disela-sela acara Annual Meeting IMF-WB,  di Nusa Dua Bali, Sabtu (13/10).

Turut ditandatangani pula kesepakatan kerja sama PT Nusantara Infrastucture Tbk. melalui anak perusahaannya, PT Energi Infranusantara (EI), dan PT Carpediem Elektrikal Nusantara (CEN) dengan perkiraan nilai investasi  Rp 290 miliar untuk membiayai pembangunan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Kalimantan Barat yang diprakarsai CEN.

PINA Center Bappenas juga melakukan Preliminary Investment Agreement bersama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan Anak Perusahaan dengan PT PNM Investment Management dalam rangka restrukturisasi perusahaan dan pengembangan infrastruktur perkebunan yang berkomitmen menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) atas Surat Utang Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang akan diterbitkan dengan nilai hingga Rp 2 triliun.

Kerjasama kontruksi juga dilakukan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) dengan PT Girder Indonesia dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. untuk pembangunan jalan tol ruas Ancol Timur-Pluit (elevated) sebagai bagian penambahan ruang lingkup Jalan Tol ruas Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.

Girder Indonesia dan PT Wijaya Karya juga melakukan kerjasama dengan  PT Citra Marga Lintas Jabar untuk pembangunan North South Link Bandung sepanjang 14,3 kilometer (km) sebagai bagian penambahan lingkup jalan tol ruas Soreang-Pasir Koja. Nilai investasi kedua proyek tersebut sebesar Rp 21.5 triliun.

Kemitraan Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak swasta dalam mendorong energi terbarukan dengan pembiayaan yang akan difasilitasi oleh PINA Center Bappenas berupa kerja sama yang dilakukan antara PT Kaltimex Energy dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, Sulawesi Selatan untuk mengupayakan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (waste to energy) dengan menggunakan pengolahan sampah Kota Luwuk sebesar 70 ton/hari menjadi tenaga listrik dengan kapasitas 4 MW.

PINA Center Bappenas juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan Konsorsium PT Daya Mulia Turangga (DMT), GAMA Group, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. untuk fasilitas pembiayaan pembangunan jalan tol ruas Solo–Yogyakarta-New Yogyakarta International Airport (NYIA) sepanjang 91,93 km sebagai pendukung akses menuju bandara di Kulon Progo dengan nilai investasi sebesar Rp22,5 triliun.

Menurut Bambang, pembiayaan alternatif non APBN adalah hal yang sangat elementer untuk menjadi efek pengungkit dalam pembangunan sektor prioritas. "Penandatanganan nota kesepahaman ini menandai dimulainya proses fasilitasi pembiayaan PINA Center Bappenas pada proyek-proyek tersebut", ujar Bambang seraya menambahkan,“Kami mendorong pengembangan skema pembiayaan alternatif tersebut untuk memanfaatkan dana investor swasta melalui Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan skema PINA sehingga swasta dan badan usaha juga dapat bersama-sama pemerintah melaksanakan pembangunan Indonesia,” ujar Bambang.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)