PKT Siap Jadi Role Model dalam Implementasi Industri 4.0

Ki-ka: Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Rahmad Pribadi

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) meraih  predikat National Lighthouse Industry 4.0, yang ditetapkan Kementerian Perindustrian RI sejak 2020. PKT menjadi perusahaan pertama dan satu-satunya di lingkungan BUMN, yang berhasil meraih predikat tersebut. Penghargaan diterima Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, dari Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir, saat MoU (Memorandum of Understanding) dan Kick Off  asesmen INDI 4.0 BUMN di Gedung Kemenperin Jakarta, Kamis (22/4).

Menteri BUMN Erick Thohir, mengatakan transformasi industri 4.0 merupakan wujud percepatan digitalisasi teknologi dan inovasi, dalam meningkatkan daya saing industri tanah air. BUMN didorong terus meningkatkan sinergitas di lingkungan holding pupuk dalam menciptakan transparansi digital hingga proses bisnis secara nyata. “Kami harap ini bisa memacu seluruh BUMN untuk melakukan percepatan transformasi industri 4.0, sehingga ada impactfull dalam hal persaingan maupun efisiensi terhadap value chain masing-masing BUMN”.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita,  dengan predikat National Lighthouse Industry 4.0, PKT kini menjadi role model bagi pelaku industri, sekaligus menjadi mitra dialog pemerintah dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia. Perusahaan dengan predikat National Lighthouse dinilai unggul dalam menerapkan teknologi industri 4.0, serta memiliki tanggung jawab untuk aktif membantu peningkatan efisiensi industri tanah air, sehingga dapat memperoleh benefit melalui transformasi digital secara bersama. “National Lighthouse Industry 4.0 dapat dijadikan contoh transformasi digital dan penerapan teknologi industry 4.0 di Indonesia".

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengungkapkan, National Lighthouse Industry 4.0 merupakan wujud nyata komitmen PKT terhadap transformasi industri 4.0, yang dikembangkan perusahaan untuk meningkatkan performa dan daya saing di pasar nasional maupun global. Predikat ini menjadikan PKT sebagai role model dunia industri tanah air, terkait implementasi teknologi berbasis industri 4.0 dalam aktivitas bisnis, sekaligus wujud dukungan PKT terhadap Making Indonesia 4.0, yang dicanangkan Pemerintah sejak 2018. 

“Komitmen PKT sebagai National Lighthouse, direalisasikan melalui integrasi proses bisnis melalui penerapan enterprise resources planning dan implementasi IT Master Plan, serta IT Roadmap dengan inisiatif pengembangan aplikasi maupun infrastruktur IT,” ujar Rahmad.

Berbagai use case industry 4.0 juga berhasil diterapkan PKT, diantaranya Smart Operation, Smart Maintenance, Smart Distribution, Digital Performance Management System, Smart Farming Solution, serta use case lainnya. Melalui inovasi tersebut, 

PKT mampu meningkatkan kinerja secara signifikan yang berdampak pada pencapaian target serta daya saing Perusahaan, mulai penurunan frekuensi dan durasi unscheduled shutdown, meningkatnya efisiensi energi, rate produksi, indeks keandalan pabrik, efisiensi biaya distribusi, produktivitas pekerja serta efisiensi biaya produksi. “Implementasi industri 4.0 di PKT tak lepas dari kultur SDM, dimana karyawan turut berperan aktif di masing-masing unit kerja,” tambah Rahmad.

Menghadapi pandemi Covid-19, PKT  berupaya maksimal meningkatkan performa Perusahaan, melalui transformasi bisnis yang berorientasi industri 4.0, dengan menerapkan Artificial Intelligence dan metode forecasting.   PKT juga melakukan pembenahan dan perbaikan seluruh resources untuk optimalisasi digital di lingkungan Perusahaan, sehingga pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi industri semakin memperkuat daya saing di kancah nasional maupun global.  “Melalui penerapan industri 4.0, PKT berkomitmen untuk terus menyediakan produk berkualitas tinggi, serta siap menjadi perusahaan agrokimia dan petrokimia kelas dunia yang berdaya saing dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkas Rahmad Pribadi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)