PLTA Bengkok Masih Beroperasi Secara Optimal

Selain sebagai pusat sejarah dari peninggalan era Belanda, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok yang terletak di Pangalengan, Bandung ini masih beroperasi dengan baik hingga saat ini. Didirikan pada 1918 dan mulai beroperasi sejak tahun 1923, sekarang PLTA ini sudah berusia 93 tahun. PLTA Bengkok ini dapat menghasilkan listrik hingga kapasitas 3,15 Mega Watt.

PLTA ini menghasilkan listrik yang masuk ke jaringan Jawa Bali dengan mengandalkan aliran sungai yang berasal dari sungai Cikapundung. PLTA ini dikelola oleh anak perusahaan PT PLN yakni PT Indonesia Power. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2014 mengenai Kebijakan Energi Nasional, penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi fokus pemerintah dan PLTA Bengkok merupakan salah satu penghasil listrik non fosil yang bersahabat dengan lingkungan.

Ahmad Zainuddin, Senior Supervisor PLTA Bengkok Bandung, menuturkan bahwa mesin yang ada di PLTA ini masih beroperasi secara maksimal, meskipun saat ini sedang mengalami pasokan air karena sedang musim kemarau. Pihak PLTA juga terus melakukan program pemeliharaan bulanan, tahunan dan lima tahunan. "Jika terdapat sampah dan bekas pakan ikan yang mengendap, kita akan selalu bersihkan agar air yang masuk dan menuju ke turbin sudah dalam keadaan bersih dan tidak akan merusak mesin turbin. Kami juga mengikuti uji sertifikasi untuk menguji kelayakan mesin PLTA," ia menuturkan.

Berkenaan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 saat ini, tentunya aset bersejarah seperti PLTA Bengkok ini akan tetap dipertahankan dan terus dirawat. PLTA ini pun mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalisasikan penggunaan EBT. Indonesia Power pun berkomitmen penuh untuk menjaga keberlanjutan pasokan listrik di Tanah Air dan menjadikan PLTA ini sebagai aset historikal yang dapat digunakan untuk edukasi masyarakat terkait PLTA.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)