PPRO Kembangkan Kawasan Industri Terpadu Batang

PT PP Properti Tbk (PPRO) menandatangani kerja sama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) untuk pengembangan kawasan township, commercial dan supporting facilites. KIT Batang yang terletak di Jawa Tengah merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Proyek ini memiliki total luas area sebesar 4.300 ha. Kawasan industri tersebut terbagi dalam 3 cluster yakni industrial area & township yang masing-masing memiliki luas area sebesar 3.100 hektare dan 800 hektare, serta cluster Recreational Estate & Township seluas 400 hektare.

Direktur Utama PPRO, Bp. I Gede Upeksa Negara, mengatakan, kawasan Industri Terpadu Batang merupakan proyek strategis nasional yang memiliki potensi besar serta didukung penuh oleh Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mendorong penguatan sektor industri di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan pengembangan bisnis PPRO

“Datangnya demografi baru di kawasan ini akan merangsang kebutuhan fasilitas hunian real estate untuk mendukung kelancaran proses bisnis di kawasan,” kata dia. Oleh karena itu, PPRO akan ikut andil dalam pengembangan hunian/township di cluster 1 dan 3. Selain akan bertumbuhnya fasilitas hunian, menurutnya, kawasan ini juga berpotensi untuk menumbuhkan area perkantoran, commercial, dan hotel.

Pada tahap I, proyek pengembangan KIT Batang akan berfokus pada pembangunan fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan, antara lain akses sementara kawasan, simpang susun tol KM- 371+800, jalan sekunder sepanjang 11,4 km , jalan utama sepanjang 5,2 km, marketing gallery, perluasan stasiun dan dryport, jaringan listrik, suplai air baku, rumah susun sederhana, dan IPAL sampah yang direncanakan akan selesai pada Triwulan III 2021.

“KIT Batang memiliki keunggulan berlokasi strategis terletak di sisi utara Tol Trans Jawa dan berbatasan langsung dengan Pantai Utara Jawa. Identitas kawasan-nya pun memiliki keunikan yang berbeda-beda serta memiliki kualitas lingkungan dan Infrastruktur yang terbangun dengan pengembangan yang terintegrasi," ungkap Gede Upeksa.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)