Prediksi Dell Techologies untuk Kemitraan Manusia dan Mesin

Teknologi baru yang ada saat ini memengaruhi seluruh pengalaman manusia dalam berbagai aspek kehidupan dan peradaban. Sebuah studi riset dari Dell Technologies dan Institute for the Future (IFTF) melihat dampaki teknologi terhadap masyarakat dan di tempat kerja. Riset ini berjudul Realize 2030: The Next Era of Human-Machine Partnerships, memprediksi bahwa ekosistem ekonomi sedang memasuki era baru. Dalam rentang waktu sekarang hingga tahun 2030, manusia dan mesin akan bekerja sama lebih erat lagi dan mengubah budaya yang ada.

Teknologi-teknologi baru seperti Artificial Intelligence (AI), Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) dan cloud computing akan meningkatkan dan mempercepat perubahan tersebut. Kawasan Asia Pasifik & Jepang akan menjadi pusat dari teknologi-teknologi baru ini. Dell Technologies memprediksi apa yang akan terjadi dengan munculnya teknologi-teknologi baru ini dan pengaruhnya pada manusia.

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan akan mengubah cara kita menghabiskan waktu mengolah data. Dunia usaha akan memanfaatkan AI untuk melakukan “tugas berpikir” berbasis data, sehingga mereka dapat secara signifikan mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengamati, berdebat, merencanakan skenario dan menguji setiap inovasi baru dalam realita bisnis. AI akan menjadi keahlian utama tenaga kerja di masa depan. Tugas berpikir AI akan menonjol di bidang kesehatan, pertanian, dan jasa keuangan.

Hadirnya Internet of Things (IoT) menjadikan teknologi sebagai perpanjangan tangan diri manusia. Setiap objek akan menjadi lebih cerdas dan membantu kita menikmati hidup yang cerdas pula. Namun demikian, hambatan keberhasilan IoT di seluruh dunia adalah standarisasi yang tidak konsisten. Kondisi teknologi yang tidak seragam, dan kebutuhan mempersiapkan infrastruktur cukup menjadi kendala IoT.

Teknologi baru lainya adalah Augmented Reality (AR) yang akan membiaskan batasan antara dunia nyata. AR di tempat kerja akan menyatukan manusia, memungkinkan orang berinteraksi dengan data dengan cara yang belum pernah bisa dilakukan sebelumnya. AR diprediksi akan memaksimalkan efisiensi manusia dan memanfaatkan ‘pengetahuan institusional’ tenaga kerja yang terus berkembang. Sedangkan Virtual Reality (VR) sudah pasti akan mengubah industri hiburan dan permainan dalam jangka pendek, berkat fitur pengalaman terintegrasi (immersive experience) yang ditawarkan.

Mulai tahun 2018, semakin banyak perusahaan yang beralih ke pendekatan multi-cloud, memanfaatkan kelebihan dari semua model cloud mulai dari publik hingga privat, hosted, managed dan SaaS. Tetapi, seiring meningkatnya perpindahan aplikasi dan beban kerja ke berbagai jenis cloud. “Mega cloud” akan muncul dengan mewujudkan inovasi multi-cloud di networking (untuk memindahkan data antar cloud), storage (untuk menempatkan data di cloud yang tepat), komputasi (untuk menggunakan fitur pemrosesan dan akselerasi terbaik untuk beban kerja), pengaturan (untuk menghubungkan networking, storage dan komputasi seluruh cloud).

Para pemimpin perusahaan harus siap menghadapi transformasi yang akan membawa banyak perubahan signifikan di berbagai sektor. Kondisi yang semakin terjalin erat antara manusia dan mesin akan menyebabkan kegagalan kecil dapat mengakibatkan kegagalan besar. Karena itu, memprioritaskan implementasi perangkat dan teknologi keamanan siber dan teknologi untuk melindungi data secara efektif dan mencegah ancaman keamanan menjadi sangat penting. Keamanan IoT juga akan berada di urutan teratas daftar prioritas pengeluaran keamanan TI seiring percepatan inovasi IoT.

 

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!