Presiden Jokowi akan Meriahkan Imlek Nasional 2020

Perayaan Imlek Nasional 2020 yang akan dihelat minggu depan mengusung tema 'Bersatu untuk Indonesia Maju'. Rencananya, Presiden RI Joko Widodo akan hadir di antara 10.000 – 15.000 tamu undangan yang berasal dari lintas pihak, suku, daerah, profesi dan agama di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

“Kami menginginkan perayaan nanti, seperti telah dirintis melalui kegiatan serupa tahun lalu, lepas dari sekat kelembagaan, organisasi dan kelompok. Menunjukkan perbedaan adalah keniscayaan, dan tidak perlu menjadikannya sebagai sumber pertentangan. Yang dapat dan mesti kita lakukan adalah bersatu untuk tujuan yang lebih mulia, kesejahteraan, kebahagiaan dan kemajuan diri serta bangsa,” ujar Ketua Panitia Perayaan Imlek Nasional 2020, G. Sulistiyanto.

Menurutnya, saat perayaan nasional Imlek tahun 2019, Presiden Jokowi berkenan hadir untuk kali pertama dalam perayaan Imlek dengan pertimbangan kegiatan ini bersifat nasional, di mana seluruh komponen bangsa hadir, berkumpul dan berbagi.

Untuk itu, demi kemudahan dan kenyamanan bersama, ia mengingatkan agar para hadirin tak lupa membawa lembar undangan yang telah diterima sebelumnya. Adapun pelaksanaan Perayaan Imlek Nasional 2020 ini terdiri dari G. Sulistiyanto sendiri selaku Ketua Panitia, didampingi oleh Teddy Sugianto, David Herman Jaya dan Arief Harsono di Wakil Ketua Panitia, dibantu oleh panitia lainnya dari tokoh Masyarakat Tionghoa lintas organisasi, bisnis dan beberapa bidang lainnya.

Di antara para undangan, akan hadir 29 orang raja dari berbagai kerajaan di penjuru Nusantara sebagai penanda bahwa perayaan Imlek adalah bukan lagi milik suku Indonesia Tionghoa semata, namun telah menjadi sebuah kegiatan budaya yang dapat dinikmati setiap kalangan. “Untuk Indonesia yang semakin maju, sebagaimana tema perayaan kali ini, seluruh warga negara, termasuk suku Indonesia Tionghoa mesti mengambil peran aktif. Hal semacam ini cukup sering kita dengar dan ucapkan, tinggal kita laksanakan bersama dengan lebih serius dan ikhlas,” ungkap Sulistiyanto.

Menurutnya, hal ini telah berlangsung lama sebagaimana kiprah para pahlawan kemerdekaan yang dalam perayaan nanti akan diwakili oleh anggota keluarga mereka, serta sumbangsih para pahlawan olah raga yang berkontribusi mengharumkan nama bangsa dan negara. “Mereka hanya berpikir dan berupaya bagaimana Indonesia semakin maju dan gemilang, tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada.”

Selain itu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, akan hadir pula para perwakilan kaum difabel. Sementara itu, hidangan nasional khas Imlek yang disediakan, berasal dari para pengusaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia Tionghoa yang jumlahnya puluhan usaha. Kehadiran mereka menurut Sulistiyanto dapat menggambarkan komitmen persatuan yang berpadu dengan kepedulian, di mana Indonesia yang maju diperuntukkan bagi seluruh komponen bangsa.

Sementara itu, tradisi yang menyertai perayaan Imlek tetap lestari, menjadi bagian budaya Indonesia, di antaranya tampak saat Presiden RI dan keluarga mengenakan busana tradisional Tionghoa, cheongsam, buah karya perancang Anne Avantie, sementara jajaran panitia tampil dengan busana tradisional daerah Nusantara lainnya.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)