Produk Personal Care Kuasai 20,46% Total Belanja Iklan Televisi

Belanja iklan televisi pada 2018 menembus Rp 109,66 triliun

Layanan sistem monitoring iklan televisi (TVC) Adstensity mencatat total belanja iklan televisi pada 2018 menembus Rp 109,66 triliun. Nilai ini tumbuh 12,53% dibandingkan dengan dana belanja iklan sepanjang tahun 2017 yang tercatat Rp 97,45 triliun.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh padatnya momentum di Indonesia pada thun 2018, seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2018) serentak di 117 daerah, Final Piala Dunia 2018 di Rusia, Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang dan Asian Para Games 2018 di Jakarta dan sekitarnya, serta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 di Bali. Momentum tersebut menjadi faktor daya tarik bagi pebisnis dalam mengeluarkan lebih banyak dana pada sisi promosi periklanan.

Project Manager PT Sigi Kaca Pariwara, E. Marcel Darmanto menyatakan, kontribusi terbesar dalam pertumbuhan belanja selama tahun 2018 berasal dari Industri Produk Personal Care (Perawatan Pribadi) dengan kontribusi sebesar 20,46% yakni dengan mengeluarkan dana belanja iklan sebesar Rp22,44 triliun. Posisi kedua ditempati oleh industri makanan olahan atau Refined Food dengan dana sebesar Rp19,91 triliun. Industri farmasi berada di posisi ketiga dengan Rp8,25 triliun.

Sementara untuk industri olahan susu atau dairy berada di posisi keempat dengan dana belanja iklan sebesar Rp7,61 triliun. Sektor bisnis Online/Daring (Marketplace & Applications) berada di posisi kelima dengan belanja iklan sebesar Rp7,08 triliun.

“Dari seluruh brand yang beriklan di televisi, selama periode Januari – Desember 2018, brand Pantene merupakan brand dengan belanja iklan terbesar. Pantene mengeluarkan biaya untuk beriklan di TV sebesar Rp1,15 triliun dalam setahun atau ambil bagian sebesar 1,04% dari seluruh biaya belanja iklan di TV,” ujar Marcel.

Pantauan Adstensity juga menunjukkan dari monitoring 13 stasiun tv nasional yakni RCTI, SCTV, Indosiar, MNC TV, TransTV, Trans7, Global TV, MetroTV, TVOne, ANTV, KompasTV, Net TV, dan TVRI. ANTV menjadi media dengan pendapatan iklan terbesar, serta menjadi tempat favorit para brand untuk beriklan di televisi. Hal ini dibuktikan dengan perolehan titik iklan, ANTV mengalahkan 12 stasiun televisi nasional lainnya dengan memperoleh 369.034 titik iklan.

Di posisi kedua yaitu Global TV dengan 340.171 titik iklan. Indosiar menempati posisi ketiga titik iklan terbanyak dengan 330.680 titik iklan dalam setahun. Menyusul kemudian Kompas TV dan Metro TV dengan masing-masing memperoleh 326.642 dan 317.008 titik iklan dalam setahun.

“Adstensity mencatat volume iklan dan harga iklan sesuai dengan data yang dipublikasikan (publish rate), sehingga nilai yang tercatat adalah nilai bruto,” kata Marcel.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)