Proyeksi Bisnis Citilink di 2018

Juliandra Nurtjahjo CEO PT Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo.

Memasuki tahun 2018 pertumbuhan penumpang domestik pada industri penerbangan diprediksi tumbuh antara 9-11%. Pertumbuhan ini juga akan terjadi pada penumpang internasional meskipun angkanya tak setinggi penerbangan domestik.

Menurut CEO PT Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo, kestabilan politik juga akan memengaruhi iklim bisnis penerbangan. Pertumbuhan ekonomi dan bonus demografi usia 15-59 tahun juga dimanfaatkan sebagai peluang. “Di Asia Tenggara, pertumbuhan maskapai regional mengalami kenaikan. Indikatornya adalah jumlah pesawat yang di pesan paling besar dibandingkan regional lain,” ungkapnya. Pasar Asia Tenggara akan tumbuh dan Citilink akan masuk ke rute internasional.

Citilink akan membuka 2-3 rute baru internasional atau regional. Perbaikan hub yang berlokasi di Jakarta, Surabaya dan Makassar juga akan dilakukan sekaligus mencari hub lain yang memiliki potensial seperti di Sumatera atau Kalimantan. “Kami harus melakukan restrukturisasi rute bersama Garuda Indonesia. Pertumbuhan bandara di Indonesia juga pasti memberi peluang bisnis yang baru dan menjadi pertimbangan kami dalam membuka rute baru ini,” tambahnya.

Transformasi Citilink untuk menjadi digital airline dilakukan untuk menyesuaikan segmen konsumennya dari konvensional LCC menjadi premium LCC dengan digitalisasi. Selain ekspansi rute, ekspansi bisnis dijalankam dengan terobosan meningkatkan sumber pendapatan, tidak hanya dari penjualan tiket melainkan juga perbaikan proses bisnis. “Pendapatan tambahan yang berasal dari non-tiket seperti on-board food and services diharapkan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Cargo revenue juga akan ditingkatkan,” jelas Juliandra.

Citilink juga menjalin kerja sama strategis dengan JD.ID, menghadirkan pengalaman unik, berbelanja secara online dalam penerbangan. Beragam penawaran mulai dari pre-flight, inflight, hingga post-flight experience tersedia di situs e-commerce JD.ID. Pelanggan nantinya juga dapat menukarkan JD Points yang mereka miliki dengan Supergreen Garuda Miles.

Target 2018, top-line revenue diharapkan tumbuh 25-30%. Untuk pertumbuhan bisnis Citilink tahun 2018 akan menargetkan pangsa pasar 15% dengan jumlah penumpang sekitar 16 juta orang. Maskapai ini akan menaikkan semua indikator produksi di dalam rencana kerja 2018-nya dengan penambahan kapasitas produksi, namun tidak menambah jumlah pesawat. Optimalisasi dan utilisasi pesawat adalah cara yang digunakan.

 

Reportase: Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)