Prucinta Literasi Asuransi Syariah

Mengoptimalkan pilihan asuransi kepada masyarakat Indonesia merupakan salah satu komitmen PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia/PI). Oleh karenanya, PI meluncurkan asuransi jiwa syariah yakni PRUCinta. Targetnya adalah menjadi jembatan literasi asuransi syariah bagi masyarakat Indonesia.

"Seiring waktu, tren permintaan atas produk keuangan berbasis syariah terus meningkat. Oleh karena itu Prudential Indonesia memperluas portofolio perlindungan berbasis syariah untuk semua dengan menghadirkan Prucinta," ujar Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan (03/03/2020).

Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jiwa masih rendah. Penetrasi jiwa di Indonesia pada tahun 2019 baru mencapai 1,2% dibandingkan dengan total Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut terbilang kecil, bila dibandingkan dengan negara asia lainnya seperti Korea Selatan (8,4%), dan Jepang (6,2%) yang mencapai lebih dari 5%.

Minimnya pemahaman dan pengelolaan mengenai asuransi syariah dapat bercermin juga pada produknya. Indeks literasi syariah sendiri hanya mencapai 2,51%, sedangkan inklusi syariah hanya 1,92%. Berdasarkan data AAJI kuartal tiga, dari 17,8 juta peserta yang memiliki asuransi jiwa individu. Namun, hanya 1,3 juta peserta yang memiliki polis syariah.

"Di tengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah. Prudential Indonesia mengembangkan Prucinta sebagai solusi yang simpel, mudah dipahami, dan terjangkau. Sehingga relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi tradisional," jelasnya.

Nini juga menambahkan, bahwa asuransi syariah yang ditawarkan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat muslim Indonesia saja, tetapi kepada semuanya. Ia berharap dengan hadirnya Prucinta dapat memberikan dampak besar pada kesadaran terhadap perlindungan jiwa dan asuransi syariah secara luas.

Harapan yang sama juga diungkapkan Ibrahim Imran atau yang lebih dikenal Baim. Musisi Indonesia serta ayah dari dua orang putri turut memperhatikan perlindungan diri dan keluarganya. Baim juga menjelaskan hadirnya asuransi menjadi langkah pasti pada kemungkinan-kemungkinan ke depannya.

"Pekerjaanku sangat mobile dan sering travelling sehingga banyak sekali risiko yang mungkin kuhadapi," jelasnya. Ia merasa kesiapan dengan asuransi sudah seharusnya menjadi pertimbangan individu. Ia berharap hadirnya Prucinta dapat memberikan literasi akan perlindungan jiwa dan keluarga bagi masyarakat Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)