Pupuk Indonesia Siapkan Pasokan Pupuk Jelang Akhir Tahun

PT Pupuk Indonesia memperkuat ketersediaan pupuk di lini III dan IV untuk memenuhi kebutuhan petani jelang akhir tahun 2020. Adapun stok pupuk, saat ini, tercatat sebanyak 1.3 juta ton, terdiri dari 646 ribu ton Urea, 379 ribu ton NPK, 104 ribu ton SP-36, 86 ribu ton ZA, dan 151 ribu ton organik.

"Stok tersebut Insya Allah cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2020," kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana. Untuk mengantisipasi kebutuhan petani dan kehabisan alokasi, perseroan akan menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi sebanyak 805 ribu ton.

Sebagai holding BUMN pupuk, Pupuk Indonesia telah melakukan upaya lain untuk menjaga ketersediaan pupuk di masa tanam melalui percepatan distribusi dan penambahan pasokan.

Di Jawa Timur misalnya, untuk memperkuat posisi stok, Perseroan menyiapkan cadangan pasokan dari produsen lain. Termasuk juga mempercepat proses distribusi dari lini I (Pabrik) hingga ke kios-kios pupuk. selain menyediakan stok pupuk bersubsidi sebesar 252 ribu ton. 

Adapun di Jawa Tengah, Perseroan telah menyediakan stok pupuk bersubsidi sebesar 192 ribu ton. Sampai dengan 22 November 2020, perusahaan telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 7.7 juta ton dari total alokasi yang dimandatkan Kementerian Pertanian untuk periode TA 2020 sebesar 8.9 juta ton.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)