Radana Finance Raih Penghargaan Anugerah Perusahaan Tbk Terbaik 2016

Perusahaan pembiayaan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (Radana Finance) berhasil meraih dua penghargaan dalam Anugerah Perusahaan Tbk Terbaik Indonesia III 2016 yang digelar oleh IPMI International Business School bekerja sama dengan majalah Economic Review dan Indonesia-Asia Institute. Radana Finance dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik 1 sektor industri multifinance. Sedangkan Direktur Utama Radana Finance, Evy Indahwaty ditetapkan sebagai CEO of The Year.

Penilaian pemenang Anugerah Perusahaan Tbk Terbaik Indonesia III 2016 didasarkan beberapa kriteria, antara lain kinerja keuangan tahun 2015 dengan menggunakan metode perhitungan dan analisa yang diperoleh dari data publik, melalui website, annual report 2015 serta berbagai sumber. Proses penjurian dilakukan secara obyektif oleh dewan juri independen yang kompeten di bidang masing-masing.

Direktur Utama Radana Finance, Evy Indahwaty (tengah) Direktur Utama Radana Finance, Evy Indahwaty (tengah)

Pencapaian prestasi ini tak lepas dari kinerja perusahaan yang terus membaik di tengah kondisi makro ekonomi yang belum stabil. Evy mengatakan laba bersih perusahaan pada periode yang sama tahun lalu meningkat 24%. “Peningkatan yang cukup signifikan juga terlihat dari sisi aset, yang mana saat ini aset Radana Finance mencapai Rp3,4 triliun, atau meningkat sebesar 11,2% dibandingkan kuartal III/2015,” jelas dia.

Pendapatan perusahaan tercatat Rp485,6 miliar atau tumbuh 27%. Adapun, pendapatan dari pembiayaan konsumen mencapai Rp411,4 miliar atau meningkat 24,4%.

Sampai dengan kuratal III/ 2016 perusahaan berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,7 triliun atau tumbuh sebesar 24,4%yoy, yang disumbang dari pembiayaan motor baru maupun pembiayaan multiguna. Dengan demikian total pembiayaan yang sudah disalurkan saat ini sebesar Rp1,72 triliun.

Evy menjelaskan, kondisi makro ekonomi saat ini memicu direksi dan management Radana Finance semakin kreatif dan berinovasi dalam memberikan produk dan layanan kepada konsumen. Dari kreatifitas dan inovasi tersebut perusahaan yang fokus pada pembiayaan roda dua dan multiguna ini semakin survive dan terus melayani konsumen dengan baik.

“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja Radana Finance, sehingga kami terpacu bekerja lebih baik lagi. Pencapaian kami ini melalui tahapan panjang transformasi bisnis dari yang awalnya bernama HD Finance menjadi Radana Finance. Transformasi bisnis dilakukan sejak tahun 2013 hingga sekarang dan membuahkan hasil yang memuaskan,” ucap Evy.

Transformasi bisnis Radana Finance, sebagaimana diungkapkan oleh Evy dilakukan secara internal dan eksternal. Untuk internal, antara lain dengan cara mengembangkan sumber daya manusia dan update teknologi perusahaan. Sedangkan eksternal dengan mengembangkan produk-produk baru, membangun good relationship dengan para mitra bisnis dan lainnya.

Hasilnya, di luar dugaan. Tahun 2013 profit Radana Finance tercatat Rp17 miliar, lalu tahun 2014 naik menjadi Rp38,5 miliar, tahun 2015 tumbuh 5% dan tahun 2016 sampai akhir tahun diperkirakan mencapai Rp50 miliar. “Dari target profit Rp 50 miliar itu, sampai sekarang sudah tercapai Rp30 miliar. Kami optimistis mencapai target dengan sisa waktu 2 bulan lagi,” Evy menegaskan. Komposisi pembiayana Radana Finance sebesar 70% disalurkan untuk otomotif dan 30% untuk multiguna.

Perjalanan Radana Finance

PT Radana Bhaskara Finance Tbk merupakan perusahaan pembiayaan yang sahamnya tercatat pada Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2011 dengan kode HDFA. Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) Perusahan sebesar 460 juta lembar saham telah dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2011 dengan harga penawaran perdana Rp200 per lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 29,87% dari total saham perusahaan yang saat itu memiliki 1.540.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Sejarah PT Radana Bhaskara Finance Tbk dimulai dari berdirinya PT Niaga Lease Corporation yang beroperasi di industri pembiayaan pada tanggal 20 September 1972 di Jakarta. Perusahaan sempat mengalami beberapa kali perubahan nama sebelum akhirnya menjadi PT Niaga Leasing pada tahun 2000. Kemudian nama Perusahaan diubah lagi pada tanggal 13 Desember 2005 menjadi PT HD Finance berdasarkan Akta Berita Acara Rapat No.36. Pada tahun 2014, nama perusahaan menjadi PT Radana Bhaskara Finance Tbk hingga sekarang. Selama 10 tahun terakhir, perusahaan memiliki kinerja usaha yang terus berkembang. Pada tahun 2007, Perusahaan mencatat pertumbuhan aset hingga 100%. Perusahaan terus bertumbuh hingga tahun 2009 yang ditandai dengan pertumbuhan aset sebesar 70,43%. Pada tahun yang sama, perusahaan telah memiliki 14 kantor cabang yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera.

Untuk pertama kalinya, aset perusahaan mencapai nilai Rp1 triliun pada tahun 2011. Perusahaan membuka 17 kantor cabang baru tahun yang sama sehingga jumlah kantor cabang seluruhnya menjadi 31 unit yang berlokasi di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera. Tahun 2011 juga ditandai dengan kebijakan Perusahaan untuk menjadi perusahaan terbuka berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan Terbatas PT HD Finance No.32 tanggal 12 Januari 2011.

Untuk meningkatkan kinerjanya, Perusahaan mulai mengimplementasikan sistem teknologi informasi HD Fast berbasis Oracle pada tahun 2012.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)