Rahasia Dua Dekade Miracle Clinic

Cantik adalah idaman setiap wanita. Untuk mendapatkannya, mereka harus rutin melakukan perawatan kulit dan wajah. Miracle Clinic menawarkan solusi terbaik dari masalah kecantikan dari setiap pelanggannya. Ada sekitar 1.000 klinik kecantikan di Indonesia. Tak banyak klinik kecantikan yang mampu bertahan lama dari ketatnya persaingan. Miracle Clinic adalah salah satunya. Lanny Juniarti mendirikan klinik tersebut pada 20 tahun lalu di Surabaya.

“Tidak mudah mempertahankan dan mengembangkan bisnis ini. Tantangannya benar-benar beda. Memulai usaha mungkin lebih mudah,” kata Lanny.

CSR Miracle Aesthetic Clinic

Inul Daratista adalah salah satu pelanggan setia Miracle Clinic. Menurut dia, klinik estetika harus punya komitmen kuat untuk memberi solusi terbaik dari masalah kecantikan para pelanggan yang datang. Yang tidak kalah penting adalah keamanan dari produk yang ditawarkan.

“Jangan sampai mereka yang datang ingin cantik tapi tidak aman. Bisa jadi karena produk yang digunakan tidak bagus atau sumber daya manusianya tidak mumpuni,” ujar dia.

Teknologi di bidang kecantikan memang berkembang pesat. Hanya saja, tidak semuanya bisa digolongkan aman bagi pasien. Dokter mesti memperhatikan kecocokan dari teknologi yang ditawarkan dengan kulit orang Asia, terutama Indonesia.

Untuk mengembangkan produknya, Miracle Clinic sejak tiga tahun lalu bekerjasama dengan perusahaan kosmetik asal Korea. Selain itu, klinik ini juga menawarkan produk lain sesuai resep dokter. “Kami sedang mengembangkan produk luxury cosmetics yang pembuatannya di Korea,” katanya.

Lanny menjelaskan, Miracle Clinic ingin menjawab kebutuhan masyarakat kelas menengah ke atas. Mereka sebelumnya lebih banyak pergi keluar negeri, terutama Singapura, untuk mencari solusi atas masalah kecantikan yang dialami. Inilah yang menjadi tantangan terberatnya saat melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

“Seharusnya, para dokter ahli kecantikan di Indonesia bisa memberikan layanan serupa dengan teknologi yang sama,” kata dia.

Miracle Clinic mulai tumbuh pesat sejak 2008. Mereka kini telah memiliki 18 cabang di seluruh Indonesia. Lanny sendiri memiliki penuh 10 cabang dan sisanya adalah waralaba. Ia berencana membuka satu cabang lagi di mal.

“Dulu, kami yang pertama kali membuka klinik estetika di mal. Waktu itu di Tunjungan Plaza Surabaya di tahun 2004. Setahu saya belum ada (klinik kecantikan) yang buka di mal waktu itu. Sekarang sudah menjadi tren,” katanya.

Saat ini, ia sedang mempertimbangkan membuka cabang di Singapura dan Malaysia. Prosesnya memakan waktu cukup lama mengingat dia harus memikirkan regulasi di setiap negara, seperti halnya Departemen Kesehatan di Indonesia.

“Cabang terjauh Miracle Clinic ada di Manado, Lombok, Batam, Medan, dan Makassar. Selama 1-2 tahun ke depan, kami masih fokus mengembangkan cabang di Jakarta,” kata dia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)