Rancangan Urban+ Jadi Pemenang Desain Ibu Kota Baru

Desain Ibu Kota Baru hasil rancangan Urban+
Desain Ibu Kota Baru hasil rancangan Urban+ (Foto: Liputan6.com)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengumumkan pemenang desain ibu kota baru di Kalimantan Timur. Biro arsitek Urban+ terpilih sebagai pemenang dengan rancangan  bertema Nagara Rimba Nusantara. Pemenang berhak mendapat hadiah sebesar Rp 2 miliar.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Urban+ menyingkirkan empat kandidat terbaik lainnya. Dia mengaku bangga dengan desain yang dibuat oleh para peserta. "Saya bangga kepada rekan-rekan semua yang aktif membuat sejarah gagasan desain ibu kota baru kita," kata Basuki di Kementerian PUPR, Senin, 23 Desember 2019.

Urban+ adalah biro konsultan arsitektur didirikan oleh Sofian Sibarani. Selain Urban+, keempat nominasi terbaik lainnya adalah juara kedua bertema The Infinite City dengan nomor peserta IKN-0831W. Lalu pemenang ketiga bertajuk Kota Seribu Galur dengan nomor peserta IKN-0317B. Masing-masing memenangkan hadiah uang senilai Rp 1,25 miliar dan Rp 1 miliar.

Dua nominator sisanya mendapatkan gelar juara harapan I dengan tema Zamrud Khatulistiwa, dan juara harapan II adalah desain bertema Benua Rakyat Nusantara.

Basuki menjelaskan, bahwa pemilihan juara pertama tersebut telah melalui proses panjang dengan awal mula peserta terdaftar mencapai 755 kandidat. Seluruh peserta telah mengikuti seleksi yang ketat hingga menyisakan lima kandidat desain terbaik telah dinilai oleh 13 juri penilai, termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Berdasarkan hasil tersebut, tim juri sayembara gagasan desain telah menetapkan 5 karya terbaik. Lima peserta tersebut telah menyampaikan karya mereka di hadapan bapak Presiden (Joko Widodo)," ujarnya.

Basuki mengatakan, untuk desain ibu kota baru itu harus mempunyai pembeda dibandingkan tata letak ibu kota negara lain. Sehingga ia menuturkan, bangsa Indonesia mempunyai pembeda yang menjadi ciri khas, karena permintaan tersebut adalah arahan dari Presiden Jokowi.

Ia mengungkapkan, bahwa seperti Gedung Putih yang ada di Washington DC, Amerika Serikat itu sama putihnya dengan Istana Negara yang ada di Indonesia. Sehingga ia menekankan sekali lagi, bahwa desain IKN di Kalimantan Timur harus ada pembedanya.

"Pemenang satu, dua, tiga tidak hanya bagus saja. Tapi harus ada pembedanya dengan ibu kota lain di dunia," ungkapnya.

Sumber: Tempo.co

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)