Reformasi Tenaga Kerja di Industri Energi

Hasil industri tambang Indonesia menyumbang sekitar 4,2% terhadap Produk Domestik Bruto pada tahun 2016. Sebagai negara penghasil batu bara terbesar kelima di dunia, negara kita harus mengerti kondisi organisasi pertambangan dunia yang mulai menyusut.

Hay Group, divisi dari Korn Ferry menyelenggarakan diskusi mengenai pentingnya perencanaan tenaga kerja strategis bagi industri energi dan pertambangan di Indonesia (31/1/2018). Korn Ferry Hay Group Indonesia berusaha melibatkan organisasi dalam mempersiapkan masa depan yang berkelanjutan melalui sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan.

Menurut Senior Principal of Korn Ferry Hay Group Indonesia, Erika Hamizar, perusahaan perlu menyadari enam megatren yang mendorong perubahan dalam industri energi. “Tren tersebut meliputi globalisasi, individualisasi, perubahan demografis, konvergensi teknologi, gaya hidup atau pekerjaan secara digital, serta perubahan iklim," kata Erika. Perluasan industri energi dan pertambangan berkontribusi terhadap permintaan tak terduga akan sumber daya manusia yang terampil secara teknis di semua lini pekerjaan.

Pengenalan teknologi ke dalam industri pertambangan juga menarik tenaga kerja yang paham teknologi ke dalam profesi ini. Teknologi dan talenta yang memiliki kompeten berguna untuk memastikan bahwa tenaga kerja mereka tetap terdepan. "Masa depan memaksa organisasi agar menyesuaikan kembali model dan struktur bisnis mereka dalam mengakomodasi perubahan yang ada. Bagi Denny Turner, Associate Client Partner of Korn Ferry Hay Group Indonesia, tanpa melibatkan orang-orang dengan keterampilan yang tepat dalam menjalankan peran yang tepat, organisasi akan mengalami kendala dalam mencapai tujuannya.

Perusahaan harus menyadari pentingnya  nilai human capital yang berpotensi menghasilkan nilai 2,33 kali lebih banyak dibandingkan modal fisik secara global. Dengan demikian, penempatan staf, prakiraan, penjadwalan dan penyesuain tepat waktu sangat penting bagi organisasi agar dapat berjalan seefektif mungkin. Sinergi teknologi, proses dan prosedur yang tepat, organisasi dapat mengatur tenaga kerja secara efektif untuk kinerja yang optimal dan menurunkan biaya buruh.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)