Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Pantai Tirta Pangandaran

SiCepat Ekspres Kembali melakukan kolaborasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat melalui program rehabilitasi hutan dan lahan Hutan Pantai Karang Tirta Pangandaran dengan menanam 20.000 bibit pohon cemara udang di pesisir Pantai Pangandaran dengan potensi lahan seluas 18 hektare (22/1/2022).

Kegiatan penanaman pohon ini juga melibatkan Kelompok Tani Hutan Pesisir  Karang Tirta, serta merupakan bentuk kepedulian SiCepat Ekspres melalui program CSR SiCepat Peduli dalam rangka pelestarian lingkungan.

Wilayah Pangandaran, Jawa Barat memiliki sejarah bencana alam, yakni tsunami di tahun 2006. Melihat  fenomena tersebut, melalui kegiatan penanaman pohon ini SiCepat Ekspres berkomitmen untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir pantai yang berpotensi  mengalami abrasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Dr. Berlin Hamdani Gelung Sakti, MPPM, Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Ekonomi dan  Pembangunan yang mewakili Gubernur Jawa Barat, menyampaikan, “Mewakili Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, kami mengapresiasi Dinas Kehutanan Jawa Barat yang melaksanakan relokasi hutan  serta pemberdayaan masyarakat melalui bantuan alat ekonomi produktif untuk budi daya. SiCepat Ekspres Indonesia sebagai salah satu pihak swasta yang  berkontribusi dalam kegiatan GNPDAS di Desa Cikande, Bandung Barat pada 28 November 2021 lalu  yang kemudian kegiatan penanganan lahan kritis ini dilanjutkan untuk lahan kritis Hutan Pantai Desa  Sukaresik, Sidamulih, Pangandaran di hari ini,” tutur Berlin.

Dalam kesempatan yang sama Ir. H. Epi Kustiawan, M.P., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, memaparkan bahwa rehabilitasi  hutan dan lahan adalah upaya untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan  dan lahan, sehingga daya dukung, produktivitas, dan perannnya dalam menjaga sistem penyangga

kehidupan tetap terjaga. Melalui kegiatan kolaborasi ini, diharapkan dapat meningkatkan minat  menanam bagi seluruh elemen masyarakat sehingga lebih banyak lahan kritis yang terehabilitasi, serta  terwujud ‘Hutan Lestari Lingkungan Terjaga Masyarakat Sejahtera’.

Drs. Dedi Suharman, Camat Sidamulih megungkapkan, kegiatan pada hari ini akan sangat mendukung  berbagai ekosistem di wilayah Hutan Pantai Karang Tirta. Hal ini akan menjadi benteng pertahanan  pertama dari bencana alam tsunami, erosi, dan abrasi. Bencana tsunami di Pangandaran pada tahun  2006 memberikan penderitaan yang luar biasa sehingga pihaknya mengupayakan berbagai cara agar  bencana tersebut tidak akan terulang kembali.

The Kim Hai, CEO SiCepat Ekspres menjelaskan memasuki usianya yang ke-8 tahun di bulan Februari, SiCepat Ekspres dengan kampanye ‘SiCepat Ekspres 8 Tahun Yuk Selalu Bersama’ mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memajukan bangsa dari segala aspek, salah satunya aspek lingkungan hidup. Pesisir Pantai Karang Tirta Pangandaran sendiri merupakan kawasan yang cukup diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam proses pengembangan menjadi objek wisata yang dapat dikelola oleh masyarakat sekitar.

“Pada kesempatan ini, SiCepat Ekspres berkomitmen  dengan Dinas Kehutanan Jabar dalam upaya rehabilitasi hutan dan lahan hutan di Pantai  Karang Tirta. Bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan Pesisir Karang Tirta, kami bersama-sama telah melakukan perencanaan dan telah masuk dalam tahap proses pelaksanaan dan monitoring,” jelas The Kim Hai.

SiCepat berharap melalui kegiatan ini, kita dapat melakukan publikasi yang tepat, sehingga dapat  memberikan wawasan dan memotivasi masyarakat, serta perusahaan swasta untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di indonesia bersama pemerintah meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)