Resiliensi Jadi Kunci Utama Bangkit dari Pandemi Covid-19

Badai pandemi Covid-19 melanda dunia dan khususnya Indonesia telah berlangsung lebih dari setahun. Kehidupan yang selama ini kita kenal mendadak berubah. Kabar duka tentang kehilangan kerabat, pekerjaan dan usaha datang bertubi-tubi.  Masyarakat dicekam rasa cemas dan khawatir, baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi. Pada sisi lain dari fenomena ini, kita juga melihat kegigihan masyarakat menemukan kembali kehidupannya.

Melihat kondisi masyarakat yang seperti ini, Dies Natalis Fakultas Psikologi Indonesia ke-61 pada tanggal 1 Juli 2021 memilih tema ‘Resiliensi Untuk Negeri’.  Resiliensi sendiri adalah kemampuan seseorang untuk beradaptasi dan bangkit kembali setelah mengalami kejadian yang penuh dengan tekanan, tragedi dan trauma. Tema ini pun dinilai sejalan dengan tema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021, yaitu Indonesia Bangkit.

Berkaitan dengan tema Dies tersebut, maka pada acara puncak Dies, F. Psi. UI menghadirkan Deputi IV Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. Femmy Eka Kartika Putri, M. Psi. membawakan orasi ilmiah berjudul “Membangun Manusia Indonesia yang Resilien”.

Ketua Panitia Dies Natalis Psikologi UI Ke-61 Isdar Andre Marwan SPsi Psikolog mengatakan, ”Kami menginginkan Psikologi UI bisa mempunyai dampak keilmuan dan keahlian untuk masyarakat. Bangsa ini membutuhkan sikap mental untuk bangkit kembali menghadapi situasi penuh tekanan.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, MA, Psikolog juga menjelaskan, “Tema ini dipilih agar Fakultas Psikologi UI semakin aktif berkontribusi membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya resiliensi dalam situasi yang sulit.”

Sementara itu, Deputi IV Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr. Femmy Eka Kartika Putri, M. Psi. dalam orasi ilmiahnya mengatakan, keluarga merupakan pondasi yang penting dalam meningkatkan resiliensi bangsa ini. Jadi, keluarga diharapkan bertahan dan bangkit dari tantangan yang ada. Keluarga merupakan lingkungan terkecil yang mampu mengubah situasi danmenjadi pemicu untuk berkembang ke arah positif. Oleh karena itu, penting betul posisi keluarga dalam membangun resiliensi bangsa Indonesia ini.

Tema Resiliensi Untuk Negeri ini dipilih dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya resiliensi dalam situasi yang sulit. Hasil riset mengenai resiliensi masyarakat Indonesia akan menjadi informasi penting dalam rangka memberikan intervensi yang diperlukan oleh masyarakat untuk bisa membangun resiliensi.

Tujuan ini tergambarkan dalam 6 kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-61 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, yaitu: 1. Riset Resiliensi di Indonesia, 2. Psiko Run, 3. Acara Puncak Dies Natalis, 4. Webinar Resiliensi, 5. Pelatihan Resiliensi, 6. Festival Resiliensi. Kegiatan Webinar Resiliensi menjelaskan tentang temuan riset Resiliensi, Pelatihan Resiliensi yang dilakukan secara terbatas merupakan bentuk intervensi bagaimana menumbuhkan resiliensi tersebut.  Berbeda dari dua kegiatan sebelumnya, PsikoRUN merupakan kegiatan olahraga yang bertujuan untuk mengumpulkan dana beasiswa bagi teman-teman mahasiswa F.Psi UI dan membantu karyawan F.Psi UI serta masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)