Ribuan Masjid dan Lazismu Akan Manfaatkan QR Code Gopay

Penandatangan kerjasama Lazismu, Gojek dan Gopay

Gojek dan Gopay kembali menunjukkan komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital lewat pemanfaatan teknologi. Kali ini, untuk mendorong pertumbuhan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) secara digital, Gojek dan Gopay berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu). Lazismu merupakan lembaga zakat tingkat nasional di bawah naungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.


Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita yang turut hadir dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Gojek, Gopay dan Lazismu, mengatakan, pihaknya selalu mencari cara bagaimana bisa membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk mendigitalisasi sebuah ekosistem seperti Lazismu.


Hingga kini, Lazismu telah memiliki jangkauan 500 cabang di Indonesia, dari tingkat kota sampai tingkat Rukun Tetangga di seluruh wilayah indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. “Kerja sama ini karena kami melihat kesamaan misi dalam menciptakan dampak sosial untuk Indonesia. Lazismu memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat serta sistem distribusi dan transparansi yang tidak perlu diragukan,” tambah Nila.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, mengapresiasi kerja sama Lazismu, Gojek dan Gopay dalam mendigitalisasi ekosistem Lazismu. Dia mengatakan, Lazismu selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi termasuk mempermudah masyarakat berdonasi, seperti memperkenalkan metode zakat, infaq dan sedekah non-tunai yang bekerja sama dengan Gopay.

“Kami melihat dengan digitalisasi ekosistem Lazismu yang dimulai dengan metode pembayaran zakat, infaq dan sedekah non-tunai ini, tidak hanya akan mempermudah masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi kami sebagai lembaga zakat nasional," ujarnya. Dengan digitalisasi ekosistem Lazismu, kami berharap Lazismu semakin berkembang dan bisa memberikan dampak positif yang lebih luas.

Hilman menambahkan, dana yang terkumpul dari donasi melalui Gopay akan dimanfaatkan untuk program-program pendistribusian dan pendayagunaan Lazismu. Pihaaknya terus mendorong inovasi kemudahan zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology. Lazismu juga mengembangkan berbagai model pembayaran digital sehingga layanan zakat dapat makin mudah dijangkau.

Menurutnya, Gojek dan Gopay merupakan mitra strategis dalam mencapai tujuan tersebut karena keduanya memiliki jumlah pengguna dan jangkauan yang luas. Dalam kerjasama ini, Gojem dan Gopay juga akan membantu Lazismu dalam melakukan digitalisasi ekosistemnya yang terkait institusi pendidikan, koperasi dan unit usaha lainnya.

Untuk langkah awal, hasil donasi ini recananya akan disalurkan ke 400 panti asuhan, 7.000 masjid dan 500 cabang Lazismu di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Galuh Chandra Kirana, SVP Marketing Gopay, mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan metode scan QR dari Gopay untuk berzakat, infaq, dan sedekah. Dengan teknologi QR, pengumpulan zakat, infaq, sedekah menjadi lebih transparan dan cepat karena donasinya akan langsung masuk ke rekening Lazismu.

Kode QR yang disediakan pun meliputi berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan mereka berdonasi. Galuh melanjutkan, donasi yang dilakukan secara digital juga dapat meningkatkan jumlah donasi yang diterima.

Proses digitalisasi seluruh ekosistem Lazismu dicanangkan selesai pada bulan Desember 2019. Selain melakukan sedekah melalui Kode QR, ke depannya para pengguna aplikasi Lazismu dapat memanfaatkan Gopay sebagai salah satu metode melakukan donasi. LazisMu sendiri pertama kali memanfaatkan teknologi Kode QR Gopay pada Bulan Oktober 2018 untuk penggalangan dana bantuan bencana di Palu dan Donggala.

Gopay sendiri mulai memperkenalkan inovasi sedekah digital sejak Bulan Suci Ramadhan tahun 2018 lalu melalui kerjasamanya dengan Badan Amil Zakat Nasional. Inovasi ini turut meningkatkan reaksi cepat tanggap dan membantu agar pengumpulan bantuan untuk musibah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital Gopay telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)