Rudiantara Ingatkan Pentingnya Tingkatkan Talenta Digital

Di tengah berkembang suburnya startup lokal, Indonesia ternyata kekurangan talenta digital. Akibatnya, kerap terjadi bajak membajak talenta terbaik antar startup. Penting bagi semua pihak mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia. Hal ini disampaikan Rudiantara, Menkominfo saat pembukaan NXT Indonesia 2018, pameran teknologi digital pertama di Indonesia, dibuka hari ini (24/10/2018) di JIExpo Kemayoran Jakarta, bersamaan dengan Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia.

“Isu talenta di dunia digital bukan saja di Indonesia, tapi juga Asean. Maka itu Pemerintah mengambil peran dengan turut mendorong peningkatan talenta digital kita dengan membangun Digital Talent Ecosystem bersama perguruan-perguruan tinggi dengan dana US$ 9-10 juta,” ungkapnya.

Talenta digital ini harus dikembangkan demi mendukung terwujudnya Industry 4.0 untuk terpenuhinya talenta dalam robotik, kecerdasan buatan, big data dan sebagainya. Salah satu upaya dalam mendorong talenta digital juga disebut Rudi sudah dijalankan Pemerintah melalui program pendidikan vokasi bersama lima perguruan tinggi.

NXT Indonesia 2018 diikuti oleh lebih dari 100 ekshibitor dari 18 negara, serta lebih dari 5,000 pengunjung, pameran ini berlangsung hingga 26 Oktober 2018. Selama pameran, peserta juga akan dimanjakan dengan berbagai pembicara di Indonesia Digital Economy Summit 2018, yang menghadirkan para profesional dari sektor Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK).

Data IDC pada 2021 setidaknya 40% dari PDB Indonesia akan disumbang dari sektor yang pertumbuhannya digerakkan oleh platform digital.  Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam membangun ekosistem digital, khususnya setelah pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional 1000 startup untuk mengembangkan 1000 startup teknologi lokal di Indonesia, yang diprediksi bernilai total US$ 10 miliar di tahun 2020.

“Untuk membangun ekosistem startup yang kuat, Anda perlu membangun hubungan yang solid dengan berbagai mitra dari seluruh dunia. Manfaatnya bisa dirasakan langsung, yakni semakin banyaknya mitra dan investasi yang diterima oleh perusahaan Anda,” ujar Ben Wong, Managing Director Pamerindo Indonesia, selaku penyelenggara pameran.

Dibutuhkan pondasi TIK yang kuat untuk menjalin hubungan bisnis yang berkelanjutan seperti ini. “Karenanya, kami ciptakan sebuah komunitas untuk menjawab kebutuhan tersebut. Di era digital yang terus berkembang ini, Anda perlu menuangkan pikiran dan platform yang inovatif, sehingga straregi bisnis Anda pun bisa berjalan dengan sukses,” ungkap Kristiono, Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL).

Beberapa yang berpartisipasi dalam pameran ini adalah Alita Praya Mitra, Telkom, dan XL Axiata hadir sebagai eksibitor, menampilkan berbagai ide baru dan tren terkini dalam industri penyiaran, hiburan, media, dan TIK. Eksibitor yang tampil juga akan menghadirkan teknologi terkait jaringan dan operator internet, aplikasi seluler dan penyedia konten, cloud dan big data, keamanan cyber, serta integrator satelit dan sistem.

Dalam gelaran ini juga diadakan Indonesia Digital Economy Summit 2018 yang menghadirkan berbagai tokoh penting dalam industri teknologi. Mereka berbagi keahilan bagaimana membangun ekosistem digital yang berkelanjutan untuk inovasi bisnis. Pembicara dan panelis terdiri dari direktur eksekutif dari berbagai perusahaan start-up dan teknologi terkemuka, seperti Alibaba Cloud, Facebook, Hooq, Intel Corporation, McAfee, PundiX, Qvest Media, Telkomtelstra, Tokopedia, dan lainnya.

Para pembicara ini berbagi pengetahuan tentang transformasi digital dan kiat menghadapi kompleksitas dalam IoT, yang membawa bisnis Anda semakin terdepan di tengah era digital yang kian kompetitif. Pembicara utama dari Havas Group Indonesia dan Samsung Electronics Indonesia juga akan memaparkan bagaimana memonetisasi platform digital untuk dapat bersaing di era industri 4.0, sehingga setiap peserta dapat memperkaya dirinya dengan keterampilan digital baru, untuk mendorong inovasi di dalam bisnis. Selain MASTEL, pameran yang berlangsung selama tiga hari ini juga didukung oleh Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (AVTSI) dan Kominfo Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)