Runway 3 Bandara Soeta Ditaksir Menghemat Bahan Bakar Rp75 Juta

Landasan pacu atau runway 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta sepanjang 3.000 meter ditargetkan akan beroperasi pada November 2019 mendatang.

Percobaan take off dan landing landasan pacu ini dilangsungkan Minggu (8/09/2019) dengan menggunakan pesawat Citilink dengan tipe pesawat Airbus 320, sementara proses landing mengunakan pesawat Nam Air tipe pesawat Boeing 737 700. Pembangunan Runway 3 yang merupakam arahan dari Presiden RI Joko Widodo, dapat melakukan penghematan hingga mencapai Rp75 juta dihitung dari jumlah bahan bakar.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II M. Awaluddin mengatakan , pembakaran bahan bakar pesawat dapat ditekan hingga 1300 pounds atau Rp70 juta -75 juta jika dikalkulasi dalam rupiah karena pesawat tidak perlu menunggu lebih lama untuk mencapai apron setelah landing. Hal ini berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh maskapai pada bulan Agustus lalu. "Simulasi dari teman-teman maskapai saat 15 agustus, terjadi penghematan bahan bakar maskapai karena tak perlu holding,” kata dia menambahkan.

Setelah proses landing, pesawat langsung melakukan routing ke parking stand dengan lebih cepat. Adapun fuel burn juga bisa diminimalkan sebesar 1300 pounds atau jika dikalkulasi mencapai Rp70 juta -75 juta. Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan runway 3 sudah beroperasi selama 1 bulan. Saat ini telah dioperasikan dengan panjang runway 2500 x45 meter. Oleh karena itu penggunaanya masih terbatas pada pesawat dengan kualifikasi Boeing 737 dan Airbus 320.

“Pada bulan November, panjang Runway 3 menjadi 3000×60 meter bisa dilaksanakan, semua pesawat bisa mendarat dan take off di situ," ungkap Menhub dalam siaran persnya hari ini (10/9/2019). Lebih jauh dia menjelaskan bahwa pergerakan pesawat per jam yang tadinya hanya 75 pesawat per jam dapat meningkat kapasitasnya menjadi 81 pesawat per jam pada saat ini. Pergerakan ini akan dapat bertambah jumlahnya menjadi 100 pesawat per jam pada saat Runway 3 sudah memiliki panjang 3000 meter.

"Waktu saya saat masih menjadi Dirut PT AP II Soekarno Hatta pergerakannya 75, sekarang menjadi 81 setiap satu jam. Kalau nanti Runway 3 beroperasi dengan panjang 3000 m, take off landing kurang lebih bisa menjadi 100 per jam," jelasnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)