Sajadah Travel Gumun Jajaki Pasar Asia Tenggara

Indonesia dengan mayoritas berpenduduk muslim menjadi pasar tersendiri metnjadi pasar tersendiri untuk menggarap kebutuhan sehari-harinya. Kejelian pasangan suami istri, yaitu Paramukti dan Anggia Pino asal Yogyakarta, menciptakan produk Sajadah Travel Lipat dengan brand Gumun mulai menuai hasil.

Menurut Anggia Pino, Owner dan Direktur Marketing Gumun, sebagai brand lokal Sajadah Travel Lipat pertama di Indonesia, Gumun diperkenalkan sejak tahun 2018. Sajadah Travel Lipat ini menggunakan bahan water resistant, odorless, pocketable, sehingga mudah dibersihkan dan berfokus pada muslim aktif serta pecinta traveling agar mempermudah ibadah keseharian mereka.

Tujuan utama dari dibuatnya Sajadah Travel ini untuk memudahkan umat muslim dalam melaksanakan sholat di mana pun mereka berada, baik di dalam ruangan maupun di lokasi umum. Faktor kenyamanan pun turut menjadi alasan dibuatnya sajadah travel ini, apalagi beratnya 200 gram ini mampu menghindarkan pengguna dari alas sholat umum yang kotor dan tak jarang berbau apek.

Gumun menawarkan banyak pilihan desain dan ukuran, bahkan mengeluarkan pelayanan custom sesuai dengan keinginan dari konsumen. Saat ini terdapat 8 desain regular, 1 desain kolaborasi dan dua ukuran yaitu reguler size (95 cm x 55cm) serta big size (114 cm x 60 cm). “Kami berharap konsumen memiliki keleluasaan memilih produk Gumun sesuai dengan kesukaan atau kepribadiannya,” tutur Anggia.

Selain itu, sajadah ini juga dilengkapi dengan bahan water resistant dan alas berteknologi Jintex Bio Guard yang membuat produk ini tahan lama, awet dan tahan air sehingga higienis mudah dibersihkan. 

Diakui Anggia, Gumun merupakan brand lokal pertama di Indonesia yang berinovasi membuat Sajadah Travel Lipat dengan tujuan membantu para muslim aktif pecinta traveling untuk tetap mampu menjalankan ibadah sholat dimana pun mereka berada dengan nyaman. Saat ini produk asal Yogyakarta ini sudah tersebar di Indonesia, dan juga negera-negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, Brunei Darusalam dan Dubai. 

Gumun saat ini yang memposisikan sebagai online shop yang bukan hanya menjual, Sajadah Travel namun juga kebutuhan muslim aktif seperti hijab instan Hijab Go! dan parfum sajadah, akan meluncurkan beberapa produk unggulan lainnya yang makin mendukung lifestyle muslim aktif di keseharian mereka.

Ia menambahkan, Gumun dibentuk bukan hanya sekedar berjualan namun juga lebih difokuskan sebagai solusi dari masalah para umat muslim yang sering berpergian dan butuh alas ibadah untuk menunjang kegiatan mereka.

“Kami ingin menjadi brand yang selalu melahirkan produk solutif untuk para muslim di Indonesia dan dunia. Banyaknya produk sajadah travel yang kemudian muncul di 2020 ini dengan mengimitasi konsep Gumun, makin menjadi penyemangat kami untuk terus berinovasi yang terbaik untuk para Kawan Gumun,” kata Anggia.

Diakui Anggis,  kebanyakan usaha online berfokus mengumpulkan keuntungan dengan menjual produk yang sedang tren. “Saya percaya membangun bisnis dengan cara yang tepat di pasar yang besar dengan produk yang solutif, maka usaha akan bertumbuh dan keuntungan akan datang dengan sendirinya,” ujar Anggia.

Diakui Anggia, tahun lalu Gumun masih fokus menggarap pasar lokal  meskipun permintaan ke luar negeri sudah ada, meskipun masih satuan. Karena penjualan ekspor baru benar-benar terealisasi mulai Febuari tahun ini.

Jumlahnya? Diakui Anggia saat ini baru sekitar 7000 pcs keluar negeri untuk memenuhi permintaan ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan Dubai. “Tahun ini kami targetkan bisa ekspor sekitar 10 ribu pcs,” katanya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)