Sayurbox Gandeng AwanTunai Permudah Pembiayaan Petani

Layanan belanja bahan makanan SayurBox menjalin kerja sama dengan AwanTunai untuk memajukan industri pertanian dengan mengembangkan UMKM petani. Dalam upaya mengembangkan program ini, AwanTunai dan SayurBox menjalin kemitraan dengan Swiss Capacity Building Facility (SCBF) guna memfasilitasi bantuan teknis pendanaan.

Adapun AwanTunai berperan untuk mengembangkan pengumpulan data dan infrastruktur penilaian digital melalui dana yang difasilitasi oleh SCBF. Inisiatif ini bertujuan untuk membentuk proses manajemen risiko kredit yang diterima bank agar lebih sesuai untuk UMKM petani serta mengembangkan sistem infrastruktur dasar (yang merupakan pengembangan aplikasi HP) dan melakukan aktivitas penjualan dan pemasaran.

Penyebaran infrastruktur di antara mitra rantai pertanian ini diharapkan dapat membuka semakin banyak UMKM petani kepada akses pembiayaan. Dino Setiawan, Chief Executive Officer dan Co-founder AwanTunai menyampaikan, sebagian besar UMKM petani Indonesia tidak memiliki akses ke modal kerja yang terjangkau atau rantai pasokan downstream yang merata. Terbatasnya akses ke dukungan kredit formal, permodalan, teknologi, dan akses menimbulkan berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi petani.

"Dengan demikian, kemitraan ini akan berpengaruh besar pada kesejahteraan petani Indonesia dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan faktur formal yang berbiaya rendah. Hingga saat ini, kami telah memfasilitasi lebih dari 5.000 UMKM petani di Indonesia," katanya

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendigitalisasi dan mengoptimalkan rantai pasokan industri pertanian untuk memperluas jangkauan akses pembiayaan terjangkau kepada lebih dari 19 juta UMKM petani, termasuk mereka yang tidak memiliki rekening bank.

Arif Zamani, Chief Financial Officer Sayurbox menyampaikan, pertanian adalah salah satu sektor utama perekonomian Indonesia yang paling banyak menyerap tenaga kerja Indonesia. "Langkah dari Sayurbox dan AwanTunai ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para petani Indonesia secara signifikan, hari ini dan seterusnya," jelasnya.

Di Indonesia, pembiayaan untuk UMKM petani diketahui penuh dengan kinerja pembayaran yang belum optimal. Kendala dalam pengelolaan tanaman, dana pinjaman, dan hasil panen membuat pembiayaan menjadi tantangan untuk diterapkan secara konsisten. AwanTunai melakukan kolaborasi dengan SayurBox sebagai offtaker pertanian untuk mengembangkan pembiayaan berkelanjutan dan terjangkau yang akan mempercepat siklus arus kas UMKM petani dalam menerima dana dari penjualan hasil panen.

Hal ini juga dinilai akan membuka akses ke input yang lebih baik dalam bentuk benih, pupuk, dan bahan lain untuk perkembangan pertanian mereka. "Bekerja sama dengan perantara rantai pasokan, kami percaya bahwa untuk bisa mencapai solusi pembiayaan berkelanjutan ini, kredit macet harus diminimalisir. UMKM petani bisa bergabung dan mendapatkan pembiayaan yang terjangkau ini hanya dengan menunjukkan KTP mereka" lanjut Dino.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)