SC Jhonson Tandatangani Komitmen Perekenomian Plastik Baru di Bali

SC Johnson menandatangi komitmen global untuk Perekenomian Plastik Baru (New Plastic Economy Global Commitment) dalam Our Ocean Conference 2018 di Bali.

Penandatangan ini merupakan bentuk partispasi perusahaan dalam koalisi perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah dalam mengatasi krisis polusi plastik dunia. Perjanjian ini digawangi oleh Yayasan Ellen MacArthur dan UN Environment untuk mengatasi akar masalah plastik dan membantu menjauhkan plastik dari lautan.

Chairman dan CEO SC Johnson, Fisk Johnson, mengatakan, bersama Yayasan Ellen McArthur dan organisasi global lainnya, pihaknya membuat komitmen dan mengambil langkah bersama untuk menciptakan perekonomian plastik baru yang akan mencegah plastik menjadi sampah.

Pada gelaran Our Ocean Conference 2018, Fisk Johnson bersama dengan 250 organisasi lainnya, Yayaan McArthur, dan UN Environment melahirkan beberapa komitmen untuk mengatasi akar permasalahan polusi plastik, di antarannya, mengambil langkah untuk menghilangkan kemasan plastik bermasalah atau yang tidak dibutuhkan pada tahun 2025, mengambil langkah menuju model penggunaan ulang, dimana relevan, dari model sekali pakai pada tahun 2025, membuat kemasan plastik yang 100 persen dapat digunakan kembali, dapat didaur ulang, atau dapat dijadikan kompos pada tahun 2025, dan meningkatkan secara signifikan konten hasil daur ulang pada kemasan plastik pada tahun 2025.

SC Jhonson juga mengumumkan program yang sejalan dengan New Plastic Economy Global Commitment untuk mengurangi jejak plastik dan melakukan daur ulang untuk produk plastiknya. Seperti misal, saat ini 90% kemasan plastik SC Jhonson telah dapat didauruang dan dapat digunakan kembali atau menjadi kompos.

Kemudian perusahaan juga berencana untuk mendaur ulang kemasan plastik produknya sebanyak 30 juta KG pada tahun 2025 mendatang. Salah satu usaha yang dilakukan untuk menunjang hal tersebut adalah dengan meningkatkan persentase plastik PCR yang digunakan botol kemasan di Amerika Utara dan Eropa, dari 20% menjadi 40% pada 2025.

Kami juga memproduksi botol semprot yang dapat digunakan untuk mengeluarkan 10ribu semprotan sehingga dapat digunakan ulang sebanyak rata-rata 13 kali,” ujar Fisk Jhonson. Sejak tahun 2011-2017, perusahaan juga telah berhasil menghilangkan sebanyak 9,5 juta kg material yang tidak perlu dari kemasannya.

Our Ocean Conference 2018 diselenggarakan pada 29-31 Oktober di Bali, Indonesia. Konferensi tahunan ini telah digelar sejak tahun 2014 untuk membicaran dan merespons tantangan kelautan yang saat ini ada.

Editor ; Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)