Sentuhan Art sebagai Diferensiasi Artotel

COO Artotel Group, Eduard R. Pangkerego.

Berbeda dengan jaringan hotel lainnya, Artotel Group diposisikan bukan sekadar hotel biasa. Grup yang memiliki bisnis utama bidang jasa perhotelan dan F&B ini, mengelola hotelnya dengan menghadirkan merchandise dalam bentuk online bernama Art of Life & Art Project Series.

Untuk jasa perhotelan, Artotel dirancang dengan mengombinasikan seni dengan hotel, sehingga terlihat diferensiasi dengan pesaing lainnya, terutama dalam memberikan pengalaman kepada tamu. Menurut COO Artotel Group, Eduard R. Pangkerego, konsep hotel ini disesuaikan dan dirancang secara individual berdasarkan lokasi dan lingkungan, gaya hidup lokal, sasaran pasarnya, dan preferensi pemilik.

Ide mengedepankan seni sebagai nilai lebih pada hotel, berawal dari kecintaan pada seni kontemporer para  pendiri Artotel, yakni Erastus Radjimin dan Christine Radjimin yang merupakan kakak beradik. Tidak hanya lukisan, namun seni pahat menjadi karya seni yang dihadirkan pada jaringan hotel Artotel Group. “Kami tidak hanya menghadirkannya sebagai pajangan, tetapi juga aktivitas mengenai seni seperti art class dan art exhibition,” jelasnya.

Dengan pengalaman berbeda yang ditawarkan Artotel di setiap propertinya, sasarannya adalah wisatawan millenial yang menginginkan hal baru. Kenyamanan modern yang dihadirkan lengkap dengan value for money dapat dirasakan oleh wisatawan. Dikembangkan sejak 2012, Artotel kini telah ada di empat tempat cabang, yaitu Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, dan Sanur (Bali). Di tahun 2018, Artotel akan membuka jaringan baru di Bandung, Semarang, dan Ubud serta menyiapkan  konsep hotel baru bernama Bobotel.

 

Reportase: Yosa Maulana

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)