Serum Montclair Grasse Bidik Pasar Rambut Rontok dan Botak

Rambut adalah salah satu anggota tubuh yang sangat diperhatikan kesehatannya. Maka dari itu, tak heran jika memiliki rambut yang sehat tentu dambaan setiap orang. Banyak orang bahkan tidak segan-segan mengeluarkan biaya besar untuk perawatan rambutnya. Namun, permasalahan rambut yang sering kali muncul membuat orang kesal karena dapat memperburuk penampilan.

“Masalah yang paling umum dialami oleh banyak orang adalah kerontokan. Memiliki rambut yang rapuh dan mudah rontok menimbulkan perasaaan tidak nyaman bahkan mengurangi rasa percaya diri pada penderitanya,” ungkap Putra Vandi, Direktur PT Nexter Biotech Estetika dalam siaran pers terkait peluncuran new formula serum rambut Montclair Grasse di Jakarta, (21/5/2019).

Menurutnya, kerontokan rambut dan kebotakan dapat menyerang siapapun baik pria maupun wanita. Berdasarkan penelitian dari University of Edinburgh di Inggris, hampir dua-pertiga pria akan mulai mengalami penipisan rambut pada usia 35 tahun.

Berdasarkan jurnal dari American Academy of Family Physicians (AAFP), sebagian besar penderita kerontokan rambut adalah pria. Hal ini disebabkan karena pada tubuh setiap pria memproduksi hormon testosterone yang merupakan cikal bakal pembentukan DHT (Dihydrotestosterone) pada epidermis kepala.

DHT (Dihydrotestosterone) yang menumpuk akan memberikan sinyal bagi rambut untuk terus rontok. Normalnya hormon DHT diproduksi 5-7 tahun sekali sehingga rambut akan rontok antara 5 hingga 7 tahun, tetapi bagi penderita Alopecia/kerontokan, hormon DHT diproduksi setiap saat sehingga terjadi kerontokan terus menerus bila tidak segera ditangani akan berakhir pada kebotakan.

Namun kini kerontokan bisa diatasi dengan adanya temuan senyawa-senyawa baru yang dapat menumbuhkan rambut secara signifikan dan aman. Adapun senyawa penumbuh rambut adalah Procyanidin B-2. Senyawa penyusun Procyanidin B-2 adalah Proanthocyanidin yang pertama kali ditemukan oleh Jacques Masquelier, seorang penemu sekaligus professor dari Perancis pada tahun 1947.

Berdasarkan penelitian secara intens dan melalui lebih dari 1000 kali percobaan (test) dari ekstrak botani (tumbuh-tumbuhan) sebagai bahan untuk penumbuh rambut, kumpulan peneliti Jepang yang diketuai oleh T. Takahashi, berhasil mengidentifikasikan Procyanidin B-2 yang didapatkan dari ekstrak Unripe Apple mempunyai efek penumbuh rambut yang sangat luar biasa.

Salah satu penelitian oleh David L. Kern, yang juga penerbit surat kabar New Health & Longevity, membuktikan bahwa Procyanidin B-2 yang ditemukan oleh para peneliti Jepang yang diketuai oleh T. Takahashi aman untuk kulit manusia dan juga memberikan efek pertumbuhan rambut hingga 200% dibandingkan Minoxidil. Pada Januari tahun 2002, para peneliti dari British Association of Dermatologist Labroratory, sepakat menjuluki Procyanidin B-2 sebagai “The All Natural Minoxidil” yang bekerja 2 kali lebih baik dibandingkan dengan Minoxidil itu sendiri.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)