Sharp Targetkan Kontribusi Penjualan Smartphone 10%

Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) (kiri), dan Senior GM Penjualan Dalam Negeri SEID Andri Adi Utomo (kanan) disela-sela peluncuran Aquos V6 & Aquos V6 Plus secara virtual. (Foto: dok. SEID).

Tingginya permintaan smartphone di Indonesia membuat Sharp Indonesia kian serius membidik produk smartphone. Terbukti setelah sukses meluncurkan smartphone flagship dan high end model ke pasar smartphone Indonesia beberapa tahun lalu. Di awal 2022, kembali Sharp Indonesia hadirkan smartphone terbaru dengan menyasar kelas Entry-level dan Mid-range.

Menurut Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), keputusan Sharp memasuki kelas ini bukanlah tanpa alasan, total penjualan smartphone di Indonesia sepanjang tahun 2021 secara konsisten mengeluarkan hampir 4 juta unit tiap bulannya, dimana lebih dari 50% disumbangkan oleh kelas Entry-level dan Mid-Range.

Melihat peluang tersebut, guna melengkapi line-up produknya, Sharp Indonesia luncurkan Aquos V6 & Aquos V6 Plus untuk memenuhi kebutuhan sebuah produk smartphone yang tangguh dengan harga terjangkau.

Menurut Ardy, Head of Marketing AUVI Product Strategy Group PT Sharp Electronics Indonesia, Aquos V6 & Aquos V6 Plus ini diproduksi secara ekslusif hanya di Indonesia. Mengusung kualitas Jepang, Smartphone line-up terbaru dari Sharp khusus disiapkan sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. “Kami menargetkan bisa menjual 100 ribu hingga akhir tahun untuk kedua seri terbaru ini,” katanya.

Target itu terbilang cukup besar lantaran produk anyar tersebut ditujukan untuk market yang besar pula. Senior GM Penjualan Dalam Negeri SEID Andri Adi Utomo menambahkan pasar ponsel di Indonesia pada 2021 mulai bangkit mencapai sekitar 4 juta unit/bulan dan dari jumlah tersebut 50 persennya, dikuasai oleh smartphone dengan harga di bawah Rp 3 juta.

Untuk membidik segmen entry level Sharp Aquos V6 Series yang dibandrol dengan harga Rp 1,949 juta (V6) dan Rp 2,499 juta/unit (V6 Plus). “Kami menargetkan penjualan ponsel Sharp di Indonesia mampu memberi kontribusi sekitar 10 persen dari total penjualan SEID yang mencapai Rp 11 triliun,” kata Andri.

Salah satu fitur yang diunggulkan untuk seri terbaru ini yaitu fitur Near Field Communication (NFC). Fitur ini pada umumnya disematkan pada jenis smartphone high-end dan flagship, namun oleh Sharp Indonesia fitur ini diboyong untuk disematkan pada produk smartphone kelas Entry-level dan Mid-range.

Fitur NFC ini memungkinkan untuk seseorang untuk melakukan sebuah transaksi nirkontak (contactless), seperti saat top up maupun cek saldo ke uang elektronik. Hal ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang sering menggunakan jasa transportasi umum seperti busway ataupun KRL Commuter line.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)