Shopee Donasikan Rp 50 Juta kepada Pengrajin Bambu Lokal

Melalui program CSR Shopee Untuk Negeri, Shopee Indonesia donasikan Rp 50 juta untuk mendukung pengusaha lokal di Yogyakarta, terutama bagi pengrajin bambu yang tergabung dalam Komunitas Pringgadani yang dikelola oleh Organisasi Rujak Center for Urban Studies.

Chris Feng, CEO Shopee mengatakan, program CSR Shopee Untuk Negeri merupakan bagian dari komitmen investasi Rp 100 miliar yang dijalankan sejak tahun 2016 sebagai misi Shopee untuk berbagi dengan masyarakat Indonesia. “Fokus misi kami adalah untuk tak hanya menghadirkan pengalaman belanja online yang nyaman, tetapi juga menginspirasi pengguna untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Melalui kolaborasi bersama pengusaha lokal, kami berharap dapat membantu mengatasi tantangan utama bagi pengusaha, seperti teknologi dan sistem operasional; pengetahuan dan kemampuan; serta finansial; untuk dapat membantu pengembangan bisnis mereka,” ujar Feng.

Komunitas Pringgadani berlokasi di Desa Muntuk, Yogyakarta, yang dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Para pengrajin menjadikan anyaman bambu sebagai pelengkap mata pencaharian kehidupan sehari-hari. Meskipun sebelumnya telah sukses memasarkan produk mereka dari mulut ke mulut, para pengrajin masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan praktis untuk membangun bisnis online dan menjangkau target pasar yang lebih luas.

“Shopee memberikan bantuan finansial senilai Rp 50 Juta sebagai modal bisnis, untuk membantu pengembangan kualitas produk mereka. Shopee juga mengedukasi para pengrajin untuk memasarkan produk mereka, melalui teknik fotografi praktis dan copywriting, serta mempromosikannya di ranah digital,” jelas Feng.

Sejalan dengan itu, Elisa Sutanudjaja, co-Founder dan Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies berharap program ini dapat memberikan dukungan nyata bagi pengusaha lokal untuk memahami bisnis online dan menjadi pengusaha yang mandiri. “Ke depannya, kami berharap lebih banyak perusahaan mengikuti langkah Shopee dalam mendukung perkembangan komunitas lokal dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada,” ujar Elisa.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)