Shopee Pay Untuk Memperkuat Bisnis

Banyaknya perusahaan start-up yang sukses dengan sistem pembayaran uang elektronik membuat banyak pihak berebut ingin masuk ke bisnis digital tersebut.

Sebut saja, konglomerasi Lippo Group yang juga mengembangkan uang elektronik Ovo, lalu Gojek dengan Go-Pay. Aplikasi lain seperti Grab dan Tokopedia juga melakukan hal serupa.

Konglomerasi lain, yakni PT Mitra Adi Perkasa serta Grup Salim juga tertarik membuat uang elektronik sendiri. Dengan demikian, bisnis e-commerce semakin berkembang. Tak hanya fokus pada pasar digital, para pelaku e-commerce mulai menggarap pembayaran (payment).

Melihat peluang ini, Marketing Manager Shopee Indonesia, Monica Vionna, menyatakan, Shopee tengah mempersiapkan sistem pembayaran milik Shopee sendiri. "Saat ini kami punya Shopee Pay yang hanya digunakan untuk penjual saja. Sedangkan untuk konsumen sedang kami diskusikan dengan pemerintah. Itu sedang kami godok," ungkap Monica.

Sayangnya Monica tidak merinci strategi sistem pembayaran ini. Selain itu, Monica menyatakan strategi yang akan dilakukan Shopee sepanjang 2018 berupa fokus pada aplikasi Shopee, sehingga konsumen lebih nyaman menggunakan layanan Shopee.

Shopee juga akan terus melakukan pemasaran iklan serta layanan pengiriman gratis. Selain itu Monica bilang pihaknya akan mempertahankan fitur garansi harga termurah.

Monica menambahkan, sepanjang 2017 bisnis Shopee Indonesia tumbuh pesat. Begitupun dengan 2018 pihaknya berharap bisa tumbuh lebih besar lagi. Sayangnya Monica belum menyebutkan besaran pertumbuhan bisnis Shopee di 2017 dan target di 2018.

Shopee Indonesia mencatat pada akhir 2017 terdapat 2,5 juta pengunduh aplikasi Shopee. Sedangkan jumlah mitra penjual Shopee sebanyak 1 juta orang per 31 Oktober 2017.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)