Siasat Hooq dan Telkomsel Bikin Pelanggan VoD Nonton Terus

Hooq sebagai layanan Video on Demand (VoD) terus membuat terobosan agar pengguna aplikasi ini meningkat baik dari segi jumlah maupun waktu menonton. Terutama memghadirkan film atau tontonan terbaik bagi pelanggannya.

Salah satunya menghadirkan serial lokal. Bersama Telkomsel, untuk pertama kalinya Hooq memproduksi serial kejahatan menegangkan yang terdiri dari 6 episode dan dibintangi oleh Oka Antara dengan judul Brata. Serial film ini hadir secara eksklusif hanya bisa dinikmati di Hooq dan Telkomsel MaxStream.

MaxStream  merupakan aplikasi one stop video portal Telkomsel yang menghadirkan ribuan konten video premium berupa film, serial TV maupun siaran langsung olahraga dari berbagai saluran video on demand maupun TV lokal dan internasional.

Hal ini juga membuat MaxStream sebagai marketplace bagi seluruh mitra penyedia konten video Telkomsel,  yang salah satunya adalah Hooq. Pelanggan Telkomsel sendiri rata-rata menghabiskan waktu 3-4 jam untuk menikmati konten Hooq melalui MaxStream.

“Kualitas serial ini sudah selevel film bioskop, dengan cerita menegangkan dan didukung pemain-pemain terbaik di Indonesia,” ujar Jenifer Batty, Chief Content Officer Hooq (6/09/2018) di Kawasan Kota Tua Jakarta.

Crispin Tristram, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel ,mengatakan, Telkomsel secara konsisten mendukung pemberdayaan masyarakat Indonesia untuk terus mengasah bakat kreatif mereka dan menyediakan platform untuk menampilkan karya mereka ke hadapan publik yang lebih luas, termasuk pembuatan film. “Hal ini sejalan dengan misi kami untuk mengembangkan ekosistem digital dalam memberikan pengalaman gaya hidup digital terbaik untuk pelanggan Telkomsel,” imbuhnya.

Guntur Siboro, Country Head Hooq Indonesia, menjelasan, memasuki 2,5 VoD ini di Indonesia, sudah diunduh 28 juta pengguna. “Film Brata ini ada dua tujuan. akuisisi penonton baru dan menjaga agar pengguna menonton terus Hooq. Jadi ini upaya untuk menjaga engagement dengan penonton,” tuturnya.

Menurutnya, membuat  orang nonton terus di kanalnya saat ini menjadi tantangan. Tentu saja strateginya dengan menayangkan film-film terbaru dan bagus, apakah serial TV maupun film layar lebar. Hanya saja, untuk film bioskop tidak bisa langsung disiarkan di layanan VoD, ijinnya baru busa 6-12 bulan setelah di bioskop. “Dan satu film muncul ditonton 1 bulan saja, harus nunggu film baru untuk bisa membuat penonton terus mantengin di Hooq atau MaxStream,” terangnya.

Itulah mengapa bersama Telkomsel, Hooq menghadirkan serial film lokal. “Di Indonesia banyak serial free to air di TV, tapi kejar iklan dengan kejar tayang sehingga kualitas tidak terjaga. Tidak movie quality. Ini peluang bagi kita terutama penikmat film serial berkualitas,” katanya.

Menurut Guntur, serial pendek hanya 6-8 episode akan menjadi tren ke depan, sudah dilakukan banyak negara. Tren menjadikan film layar lebar yang sudah sukses menjadi serial juga sedang naik, karena marketingnya sudah jalan. Memang serial lokal ini pertaruhan, kalau film menjadi serial itu sudah diuji di layar lebar dulu, baru masuk ke Hooq,  sudah berhasil marketingnya di bioskop. "Sedangkan webseries Brata ini langsung ditayangkan di aplikasi ini, maka itu dibutuhkan dukungan kampanye untuk mendorong keberhasilan seial ini salah satunya melalui media screen, juga di akun media sosial dan iklan,” katanya.

Ia menyebut, saat ini 50-60% pengunduh Hooq menonton konten lokal, ini yang membuat pihaknya dan Telkomsel yakin, serial lokal ini bakal sangat diminati. “Apalagi akses film di Indonesia rendah, karena layar bioskop masih terbatas dibandingkan dengan jumlah penduduk. Rasionya 1 layar dinikmati 300 penduduk. Dengan pertumbuhan ponsel pintar serta dukungan jaringan 4G Telkomsel, kendala akses ini bisa teratasi dengan menonton di Hooq atau MaxStream,” Guntur meyakini. Maka itu ke depan akan lebih banyak konten serial lokal untuk mendorong pengguna VoD lebih lama menonton.

Film Serial Brata berlatar belakang kota Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan terbesar  di dunia, Brata berkisah tentang seorang detektif berbakat bernama Brata yang memiliki masa lalu tragis. Brata dikenal dengan metodenya yang tidak biasa dalam mengungkap suatu kasus.

Tangguh dan cerdas, Brata juga seorang yang penuh perhatian dengan daya ingat kuat sehingga Brata dengan metodenya berhasil memecahkan hampir semua kasus yang ditanganinya. Namun ia masih memiliki masalah pribadi yang belum dapat ia temukan jawabannya, salah satunya adalah identitas dari ayahnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)