Sido Muncul Ekspor Jamu Perdana ke Arab Saudi

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul melakukan ekspor jamu untuk pertamakalinya ke Arab Saudi. Ekspor perdana ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan kerja sama antara Sido Muncul dengan perusahaan Mizanain dari Arab Saudi.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, mengatakan pelepasan ekspor ini menumbuhkan optimisme atas produk makanan dan minuman, khususnya rempah-rempah. Pelepasan ini juga diyakini dapat mendorong kinerja ekspor nasional. “Peluang inilah yang harus terus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha dan peluang ini juga yang dapat meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia di masa pandemi Covid-19,” kata dia.

Keberhasilan ini dianggap dapat memicu industri biofarmaka dan mamin untuk terus melakukan penetrasi ke pasar global, walaupun dalam situasi pandemi Covid. Untuk diketaui, saat ini, Arab Saudi tengah meningkatkan tarif bea masuk terhadap 500 jenis produk untuk meningkatkan penerimaan negara. Kebijakan tersebut berdampak terhadap perdagangan Indonesia ke Arab Saudi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Kasan, menjelaskan saat ini pihaknya terus mendorong kinerja ekspor nasional dengan melakukan penyederhanaan larangan dan pembatasan, serta melakukan percepatan proses ekspor melalui National Logistics Ecosystem. “Kami juga melakukan penyederhanaan dan percepatan pelayanan penerbitan surat keterangan asal barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp,” kata dia menambahkan.

Kemendag mengusulkan agar Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dapat memberikan trade financing untuk eksportir yang mengalami kesulitan keuangan dan mendorong peningkatan ekspor non migas untuk menggenjot kinerja ekspor nasional.  

Badan Pusat Statistik merilis, pada Semester I/2020, ekspor Indonesia atas produk biofarmaka mencapai US$4,2 juta atau naik 32,8%, jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$3,17 juta. Sementara itu, Indonesia mencatatkan ekspor sebesar US$76,4 miliar sepanjang Januari hingga Juni 2020 dan. sedangkan untuk impor, Indonesia mencatatkan US$70,9 miliar.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)