Sinergi Sinar Mas Land dan Kawan Lama di Bisnis Properti

Sinar Mas Land  (SML) dan Kawan Lama Group sepakat bekerja sama menggarap bisnis properti baru.

Kedua perusahaan berinisiasi untuk membangun sebuah kawasan mixed use guna memaksimalkan penataan konsep pemukiman, bisnis & perdagangan, jasa  dan rekreasi.

Kawan Lama yang telah berpengalaman lebih dari 63 tahun, menyadari bahwa kondisi pasar saat ini lebih kompetitif, sehingga melalui kerja sama ini Kawan Lama Retail dan Sinar Mas Land dapat berkolaborasi untuk mengembangkan berbagai produk properti di wilayah strategis di seluruh Indonesia.

Kerja sama bidang properti dipilih karena merupakan kebutuhan dasar setiap manusia dan selalu memiliki permintaan atau daya beli, terutama properti hunian yang memiliki pasar yang besar dan terus mencatat pertumbuhan yang positif.

Kuncoro Wibowo, Chairman Kawan Lama Group, mengungkapkan, kerja sama yang dilakukan tidak hanya untuk mengembangkan bisnis keduanya. “Upaya ini untuk memberi kontribusi yang baik bagi masyarakat dan pemerintah kota setempat dalam hal pembangunan dan pendapatan daerah, serta penyerapan tenaga kerja,” tambahnya.

Realisasi kerja sama untuk proyek pertama adalah dengan pembangunan mixed-use  di kawasan Kota Wisata – Cibubur. Tahap awal yang dilakukan adalah melalui pembangunan mall di area seluas 8,5 hektar dan ditargetkan akan beroperasi pada kuartal I/2021. Nilai investasi untuk proyek pertama ini senilai Rp1,2 trilun, dengan share masing-masing 60% Kawan Lama Group dan 40% Sinar Mas Land.

“Realisasi pembangunan superblok  ataupun mixed-use di Kota Wisata ditargetkan akan dimulai 2 atau 3 tahun setelah mall beroperasi, terdiri dari hotel, dan apartment,” ungkap Alphonzus Widjaja, CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land. Selanjutnya, superblok lainnya akan dikembangkan di daerah Grand Wisata Bekasi, kemudian berlanjut pengembangan di Surabaya, Makassar, serta daerah potensial lainnya di seluruh Indonesia.

Dipilihnya Kota Wisata Cibubur karena selain dekat dengan Jakarta, kota mandiri ini juga memiliki lokasi yang strategis. Integrasi properti dengan transportasi menjadi aspek penting bagi setiap pengembang real estate. Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan transportasi di daerah sekitar seperti akses langsung pintu toll Cimanggis – Cibitung juga akan mulai beroperasi tahun 2018. Kemudahan lainnya adalah sarana transportasi light rapid transit (LRT) dengan rute Cibubur – Cawang – Dukuh Atas yang rencananya akan mulai beroperasi pada 2018.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)